SUKABUMI – Polsek Cibeureum Polres Sukabumi Kota berhasil menggagalkan aksi tawuran antar kelompok remaja di wilayah Jalan Pembangunan, Babakan Cibeureum pada Selasa (22/4/2025) sekitar pukul 20.30 WIB.
Dalam kejadian tersebut, petugas mengamankan lima remaja yang diduga hendak melakukan aksi tawuran menggunakan senjata tajam.
Kapolres Sukabumi Kota AKBP Rita Suwadi melalui Kapolsek Cibeureum, AKP Suwaji menjelaskan, keberhasilan penggagalan tawuran tersebut berkat laporan cepat dari masyarakat yang langsung ditindaklanjuti pihak kepolisian. “Alhamdulillah, berkat informasi masyarakat yang kami respon dengan cepat, aksi tawuran antar berandal bermotor tadi malam bisa kami cegah. Kami juga berhasil mengamankan lima remaja berikut barang bukti berupa sebilah senjata tajam jenis golok dan satu unit sepeda motor,” jelas Suwaji kepada wartawan, Rabu (23/4).
Kelima remaja tersebut, kini telah diamankan untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, mereka diduga merupakan anggota salah satu geng motor yang berencana melakukan tawuran dengan kelompok lainnya. “Dari hasil keterangan sementara, kelima remaja yang telah kami amankan ini merupakan anggota geng motor dan rencananya diduga mereka akan melakukan aksi tawuran dengan geng motor lainnya” paparnya.
Polsek Cibeureum menegaskan, akan terus meningkatkan patroli dan pemantauan guna mencegah terjadinya aksi serupa, sekaligus mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melapor jika menemukan potensi gangguan kamtibmas di lingkungan sekitarnya. “Kami akan terus intensif melakukan patroli dan pemantauan untuk mencegah aksi tawuran dan gangguan kamtibmas lainnya. Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar lingkungan mereka,” tambahnya.
Selain itu, pihak kepolisian juga akan melakukan pendekatan dan sosialisasi kepada remaja agar tidak terlibat dalam perilaku negatif seperti tawuran antar kelompok. “Kami akan terus melakukan sosialisasi kepada generasi muda agar tidak terlibat dalam aksi tawuran yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Kita harus jaga keamanan dan ketertiban bersama,” tutupnya. (bam/d)






