Sementara itu, Komandan Posko VIII Sagaranten, Raijal Asikin pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi mengatakan, setelah petugas menerima laporan dari warga soak kejadian itu, petugas langsung bergegas menuju tempat lokasi kebakaran.
“Iya, saat peristiwa kebakaran petugas damkar langsung menuju lokasi dan melakukan evakuasi dan pemadaman api,” jelasnya.
Tak selang beberapa lama, akhirnya petugas damkar Posko VIII Sagaranten berhasil menjinakan api dengan babtuan warga setempat dan berkoordinasi dengan unsur Muspika Sagaranten.
“Iya, kalau dugaannya api berasal dari korsleting listrik. Petugas kesulitan memadamkan api. Karena memang bangunan ponpes yang terbalar mayoritas terbuat dari material yang mudah terbakar,” pungkasnya. (Den/d)






