Sementara itu, berdasarkan catatan dari data Radar Sukabumi, ini adalah kasus ke-10 pohon ‘rungkad’ di Sukabumi selama 2022. Dan penyebabnya mayoritas sama, yakni faktor cuaca ekstrem.
Secara lini masa, lima kasus terjadi pada Januari dan lima lainnya pada Februari. Adapun penyebab pohon tumbang yakni hujan dengan intensitas deras disertai angin kencang. Sedangkan faktor pendukung lainnya adalah kondisi pohon yang sudah lapuk pada bagian bawah.
Untuk korban, sejauh ini data yang tercatat sudah ada delapan korban luka. Pada Kamis, 10 Februari 2022 lalu, pohon jenis Plamboyan tumbang di Jalan Raya Panggeleseran-Cibatu, Kecamatan Cikembar.
Dalam insiden tersebut, enam orang warga menjadi korban luka-luka akibat terimpa pohon tersebut. Beruntung keenamnya dapat diselamatkan.
Sementara insiden pohon tumbang fenomenal lainnya adalah pada 5 Februari 2022 lalu. Pohon jenis jeungjing tumbang di Jalan Panggeleseran- Cibatu, Kampung Babakan, Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar. Akibatnya, jaringan listrik putus sehingga mengakibat 9 kampung di wilayah tersebut padam listrik selama 11 jam 30 menit. (Den/t)






