Pilkada Kabupaten Sukabumi, Wacana Poros Baru PPP-PDIP

Para petinggi PDI Perjuangan dan PPP saat melakukan safari politik jelang Pilkada 2020 mendatang.

SUKABUMI – Munculnya wacana poros baru dalam perhelatan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi periode 2020-2025 antara PPP dan PDI Perjuangan santer beredar. Apalagi, belum lama ini keduanya sudah melakukan pertemuan.

Namun ternyata, wacana itu langsung mendapat penolakan internal partai berlambang ka’bah.

Bacaan Lainnya

Sebuah cuitan di media sosial facebook menjadi gambarannya. Akun bernama Adam Saeful Malik secara trang-trangan mengungkapkan ketidak setujuannya andai koalisi itu terjadi.

“Sy atas nama ktua PAC PPP kec Cisaat Kalau kemauan DPP dan DPW PPP seperti ini silahkan saja. Saya yg pertama menolak koalsi pencalonan Bupati dan wakil Bupati Sukabumi Reni dan Sirojudin dan kepada seluruh PAC PPP dri 47 kec hrus tetap konsisten mendukung pa Adjo Sardjono sesuai hasil mukercab Semua PAC PPP siap mundur dari kepengurusan dgn mengembalikn SK dan KTA Takbir takbir takbir,” cuit dalam akun Facebook, pukul 21.00 WIB, Kamis (25/06/20).

Menanggapi cuitan tersebut, Ketua DPC PPP Kabupaten Sukabumi, Yusuf Ridwan mengaku itu merupakan hal wajar. Dimana, mereka mereka adalah akar rumput suara berlambang ka’bah ini yang harus dijaganya.

“Kami akan berkoordinasi dengan para pengurus tingkat DPC dan merangkul semua PAC. Bahwa ini adalah aspirasi mereka yang harus kita tampung, apalagi hasil Muskercab,” beber Yusuf kepada awak media.

Sementara itu disinggung mengenai pertemuan PPP dengan PDI Perjuangan, dirinya mengaku hal itu hanya sebatas komunikasi politik saja. Belum ada keputusan final yang disepakati keuda belah pihak.

“Memang kami mengikuti apa yang diperintahkan DPP PPP, jika memang Bu Reni turun mengikuti kontestasi kami selaku kader siap,” jelasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.