Pertalite di Sukabumi Untuk Ekonomi yang Sulit

Sejumlah pengendara Motor terlihat mengantri saat akan melakukan pengisian BBM jenis Pertalite.
MENGANTRI : Sejumlah pengendara Motor terlihat mengantri saat akan melakukan pengisian BBM jenis Pertalite di salah satu SPBU di Sukabumi. (Foto : Twiter @nopaq)

SUKABUMI — Bagi kelas menengah kebawah di Sukabumi, tentunya membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) pertalite adalah jalan terbaik untuk mengisi kendaraanya. Di tengah ekonomi sulit, para pengendara lebih memilih pertalite dengan alasan mengirit dompet. Bukan hanya masyarakat menengah saja, para pengendara ojek online berlomba-lomba mendapatkan BBM jenis Pertalite.

Akibatnya, terjadi antrian panjang disetiap tempat Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) BBM Jenis pertalite. Belum lagi, drama pertalite habis menjadi masalah lain yang harus dirasakan para pengendara. Salah satu pengendara motor Khomarudin (32) mengaku sangat sulit ketika ingin mengisi bahan bakar BBM jenis Pertalite. Dirinya mengaku harus mengantri panjang.

Bacaan Lainnya

“Ya begini, rakyat dijalanan semakin sulit. Saya sebagai pengendara motor yang sehari-hari bekerja sebagai ojeg online harus rela mengantri saat membeli BBM jenis Pertalite, tidak ada pilihan lain, “terangnya.

Dirinya juga menyampaikan, terkadang di beberapa tempat pengisian BBM suka cepat habis. Mungkin penyebabnya, akibat banyaknya pengendara yang memilih BBM Pertalite. Untuk mengsiasatinya, dirinya harus bisa mencari waktu tepat saat membeli BBM Pertalite, namun terkadang saat BBM sudah sedikit mau tidak mau harus mengatri.

“Namanya juga di jalanan, kalau pertalite habis ya mau tidak mau mengisi dengan Pertamax, meski harganya sangat mahal bagi saja. BBM Pertalite harganya kan Rp7.650 kalau pertamax diangka Rp12.500 bedanya Rp4.850, kan lumayan kalau bagi kami, bisa mengirit untuk makan dan lainnya, “keluhnya.

Kedepan, pria yang diketahui memiliki anak dua ini para pengelola SPBU untuk membuat pelanyanan yang baik. Misal, dilokasi tempat pembelian pertalit petugasnya dibayakin dan tempat pengisiannya juga ditambah. Jadi tidak mengantrinya terlalu panjang.

“Saya sih berharapnya, tempat pengisian di SPBU itu diperbanyak tempat pengisian pertalitenya. Supaya tidak ngantri terlalu lama, “pintanya.

Wacana Perubahan Harga

Belum lama ini, Badan Kebijakan Fiskal menyampaikan adaya wacana pemerintah akan mengenakan cukai terjadap BBM. Jika Kedepan BBM kena CUkai tentu saja harga saat ini mungkin akan berubah.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan