Selain itu, satu akses jembatan penghubung kampung yang rusak parak akibat terbawa luapan air dan lumpur longsoran. “Jembatan akses warga Kampung Pangguyangan juga tekena dampak, kondisinya rusak parah,” beber Eka.
Saat ini, jembatan tersebut sudah tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun empat. Namun, untuk melintas pejalan kaki masih bisa di lalui. “Roda dua masih bisa di paksakan, namun harus hati-hati karena kondisinya sudah menghawatirkan,” katanya.
Ia menghimbau kepada seluruh warga Kabupaten Sukabumi, untuk meningkat kewaspadaan selama musim hujan berlangsung utamanya yang bermukim di daerah rawan banjir dan longsor.
“Kewaspadaan ini bagi masyarakat yang tinggal di daerah dataran rendah, khususnya di sekitar dekat bantaran sungai serta warga yang bermukim disekitar perbukitan atau ketinggian,” pungkasnya. (den/cr1/t)





