Untuk itu, PVMBG kedepannya berencana akan karena mengeliminasi daerah mana yang berbahaya di wilayah tersebut. Namun, saat ini karena datanya masih mengambil data baru. Maka, PVMBG belum bisa menginformasikan rumah mana saja yang nanti akan direlokasi ke tempat yang lebih aman. “Tapi yang jelas yang area depan longsoran ini memang harus direlokasi, karena posisinya agak tinggi,” bebernya.
Saat melakukan penyelidikan, PVMBG telah meninjau beberapa titik. Peninjauan tersebut, dilakukan bukan hanya dilokasi retakan tanah saja. Namun, lokasi mata air juga menjadi salah satu bagian dari penyelidikan PVMBG.
“Tadi kita coba melihat, selain retakan kita juga melihat titik-titik mata air yang berpotensi longsor yang berada di bagian selatan dari longsor yang terjadi sekarang. Iya, seperti perumahan-perumahan dan lokasi pemukiman yang ada di kampung warga yang berada di selatan longsoran, juga menjadi peninjauan kami,” tandasnya.
“Kemudian juga tadi melihat potensi longsoran yang ada di area TPT di bagian atas pemukiman, jadi ada beberapa tempat kita untuk ini untuk survainya juga dari atas jalan nasional, kita tadi telusuri alur air yang mungkin masuk ke dalam area longsoran itu,” pungkasnya. (den/d)






