Agus mengimbau calon pendaki dan wisatawan untuk memilih tanggal lain, karena sistem pendaftaran daring ditutup selama penutupan berlangsung. “Selama penutupan jalur pendakian akan diawasi ketat oleh petugas, termasuk melibatkan masyarakat sekitar,” katanya.
Ia menambahkan, sanksi tegas akan diterapkan bagi pendaki atau wisatawan yang melanggar aturan. “Pendaki yang melanggar akan masuk daftar hitam pendakian di seluruh taman nasional di Indonesia,” tegasnya.(*)






