Menanggapi hal itu, Corporate Secretary BWS, Wuryanto menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para nasabah. “BWS akan terus berupaya memperbaiki sistem yang ada dan meningkatkan kualitas layanan terhadap nasabah,” ucapnya.
Selain itu, BWS juga akan melakukan investigasi secara internal terkait dugaan jual beli nomor antrian yang dilakukan oknum kepada para nasabah dan jika memang terbukti benar maka BWS akan bertindak tegas terhadap semua oknum yang terlibat.
“Hal ini dilakukan untuk meningkatkan pelayanan yang baik dan profesional kepada nasabah,” imbuhnya.
BWS menghimbau, apabila mengalami hal serupa para nasabah bisa langsung melakukan pengaduan di cabang terdekat BWS.
“Bisa juga melalui layanan resmi Bank Woori Saudara yaitu melalui BWS Call 1500 012 layanan 24 Jam untuk informasi produk dan pengaduan nasabah,” tukasnya. (bam/d)





