SUKABUMI — Muspika Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi berencana akan melanjutkan proses pencarian seorang bocah, Niko (7) yang merupakan korban laka sungai yang terseret banjir di sebuah selokan saat bermain di kompleks rumahnya di Perumahan Bumi Cisaat Pratama, pada Rabu (12/10) sore lalu.
Camat Sukaraja, Yudi Mulyadi mengatakan, meski operasi SAR sudah melakukan pencarian korban secara maksimal sesuai dengan SOP selama 7 hari. Namun, Muspika Kecamatan Cisaat sepakat akan terus melakukan penyisiran dengan memaksimalkan tenaga yang ada.
“Semalam kita ikut rapat bersama petugas SAR di posko pencarian. Kami bersepakat untuk melanjutkan pencarian korban ini sesuai dengan porsi kami di wilayah,” kata Yudi kepada Radar Sukabumi pada Rabu (19/10).
Lebih lanjut ia menjelaskan, Muspika Kecamatan Cisaat juga sudah berkoordinasi dengan para kepala desa dan akan memaksimalkan anggota yang ada. Seperti anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Cisaat, para Bhabinkamtibmas, perangkat desa, para ketua RT dan RW serta tokoh masyarakat. “Intinya kami akan bahu-membahu menyisir kembali untuk menemukan keberaan korban. Semoga upaya kami bisa membuahkan hasil,” bebernya.
Selama proses proses pencarian, ujar Yudi, maka petugas gabungan akan dipusatkan di lokasi posko pencarian perumahan Bumi Cisaat Pratama. Sementara, untuk memaksimalkan petugas yang ada, maka pihaknya berencana akan membuat jadwal piket harian. “Bukan hanya itu, kami juga akan meminta bantuan dari masyarakat, khususunya bagi mereka yang sering beraktivitas di sekitaran sungai,” ujarnya.






