Kanit Turjawali Satlantas Polres Sukabumi, Ipda M. Yanuar Fajar, menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan pengelola tol untuk mengatasi kemacetan ini.
“Kami sudah melakukan koordinasi dengan pihak pengelola tol. Ekor antrean kendaraan terakhir berada di KM 71.600, sekitar 2 kilometer dari simpang traffic light Exit Tol Parungkuda,” jelasnya.
Selain itu, petugas juga telah melakukan rekayasa lalu lintas dengan sistem buka-tutup di beberapa titik rawan kemacetan, seperti simpang alternatif Nagrak, simpang Cikidang, dan simpang Palabuhanratu. “Kami mengimbau kepada pengendara agar tetap tertib dan mematuhi aturan lalu lintas untuk menghindari stuck atau penguncian arus kendaraan,” tambahnya.
Para pengendara berharap pihak berwenang segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan kemacetan di ruas Exit Tol Parungkuda, terutama pada jam-jam sibuk seperti malam akhir pekan. Beberapa usulan solusi yang disampaikan oleh masyarakat antara lain, peningkatan jumlah petugas untuk mengatur arus lalu lintas di titik rawan macet.
Dengan banyaknya pengendara yang terjebak macet setiap akhir pekan, warga Sukabumi berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah dan pengelola tol untuk memberikan kenyamanan dan kelancaran bagi pengguna jalan. (hnd)






