Pemkab juga memaksimalkan dana alokasi khusus (DAK) fisik dari pemerintah pusat. Sistem pengelolaan DAK yang kini bersifat swakelola dinilai lebih efisien dan langsung menyasar kebutuhan sekolah. “Meskipun belum menjangkau semua sekolah, ini langkah strategis yang sangat membantu,” tambahnya.
Ade menekankan bahwa penyediaan sarana pendidikan yang layak bukan sekadar pemenuhan fasilitas fisik, tetapi bagian dari tanggung jawab mencetak generasi penerus yang berkualitas. “Ini menyangkut keselamatan dan masa depan anak-anak kita. Pendidikan harus jadi prioritas utama dalam pembangunan,” pungkasnya.(den/d)




