Ia juga sempat mendengar pemerintah mengeluarkan peraturan larangan penangkapan ikan impun. Tetapi, berburu ikan impun justru menjadi mata pencaharian alternatif bagi nelayan dan buruh tani di wilayah Palabuhanratu.
“Kalau membuat aturan larangan, harus dengan solusi. Kami tak punya gaji selain harus berdikari sendiri. Saat sumber penghasilannya berupa impun ada, masa kita diam. Pekerjaan ini sudah dari dulu,” ucapnya.
Salah seorang pembeli, Juliansyah (40) mengaku senang bisa belanja ikan impun di penangkapnya langsung. Selain masih segar, ia bisa menyaksikan langsung indahnya Pantai Citepus yang dikerumuni para pemburu ikan impun yang menbawa waring. “Saya beli setengah kilo barusan. Mau dipepes pake kemangi yang banyak. Hemm.. nikmat kang,” singkatnya. (ryl)





