“Pat Gulipat” Kawal Pesta Demokrasi Jabar

  • Whatsapp

TAK kurang dari 5.000 orang menyambut hangat kedatangan calon gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar (Demiz) dalam konser ”Pat Gulipat Dedy-Dedi”, di lapangan Kresna, Bantarjati, Kota Bogor, Sabtu (23/6/2018). Massa tetap antusias mengikuti seluruh rangkaian acara meski di bawah guyuran hujan.

Sejumlah tokoh nasional tampak mendampingi Demiz sore itu. Mulai dari Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ketua Kosgama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) hingga Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie (ARB).

Bacaan Lainnya

Pada kesempatan itu, AHY mengingatkan masyarakat untuk menggunakan hak pilih dan menjaga kondusivitas wilayah selama perhelatan pilkada serentak 2018. ”Pat gulipat, pilih nomor empat. Masyarakat harus menentukan pilhannya, jangan sampai salah dalam memilih pemimpin, apalagi golput,” ujarnya.

Sementara itu, Demiz mengungkapkan tujuan diadakannya kampanye akbar kemarin sebagai bentuk pengawalan kemenangan.

”Ada empat hal yang harus dikawal. Bagaimana mengawasi di setiap TPS agar tidak terjadi penyelundupan suara akibat adanya E-KTP palsu, bagaimana sistem IT dan manual perhitungan suara dari TPS sampai ke kecamatan lalu sampai juga ke KPUD yang harus diawasi, mencegah kembali terjadinya secara masif, terstruktur money politik di hari terakhir dan langsung laporkan pada panwaslu, bawaslu jika terjadi hal seperti itu,” ungkap Demiz seraya menyebut langkah pengawalan agar tidak terjadi degradasi dan kerusakan sistem nilai demokrasi di masyarakat.

Sebelumnya, ketua umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menjadi partai pengusung paslon Deddy-Dedi, memandang keduanya yang paling mampu memimpin Jawa Barat untuk lima tahun mendatang. Keduanya dinilai cocok dengan pikiran dan sikap SBY, yaitu pemimpin yang adil, mengayomi serta membuat rakyat sejahtera.

Juga karena paslon ini ingin melanjutkan apa – apa yang sudah baik, dan memperbaiki apa – apa yang belum baik. Saya sangat senang pemimpin yang seperti itu, karena itulah hakikat kesinambungan dalam pemerintahan dan pembangunan,” tegas SBY.(cr4/c)

Pos terkait

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *