BERITA UTAMAPemerintah Kota Sukabumi

Oknum Pegawai Dishub Kota Sukabumi Diduga Palsukan Buku KIR

Dishub Bergegas Luncurkan Smart Card

PEMKOT SUKABUMI – Dinas Perhubungan Kota Sukabumi langsung bertindak cepat pasca tertangkapnya oknum pegawai di lingkungan Dinas Perhubungan yang diduga terlibat dalam sindikat pemalsuan buku uji kelayakan bermotor atau KIR. Solusinya, dengan meluncurkan smart card, yang merupakan kombinasi pembayaran non tunai biaya KIR.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, Abdulrachman mengungkapkan, peluncuran smart card tersebut salah satunya berangkat dari kasus salah satu oknum pegawai non ASN yang terungkap menjadi bagian sindikat pemalsuan buku uji kelayakan kendaraan bermotor.

Abdul optimis, dengan Smart Card sebagai peganti buku bisa meminimalisir tindakan tersebut.

“Sebenarnya, smart card ini sudah lama dicanangkan. Kemudian pekan lalu ada salah satu pegawai non PNS kami yang ditangkap Polda Jabar karena diduga terlibat dalam sindikat pemalsuan buku KIR. Maka dari itu, kami percepat peluncuruan smart card sebagai penggangti bukub manual,” jelasnya kepada Radar Sukabumi, Rabu (18/4).

Oknum pegawai non ASN yang telah bekerja selama kurang lebih delapan tahun tersebut, diamanakan oleh petugas dari Polda Jabar. Informasinya, oknum tersebut merupakan salah satu jaringan sindikat pemalsuan buku KIR yang terkoneksi dengan wilayah lainnya.

“Mamang jika dilihat secara mata cukup sulit untuk membedakannya, sebelumnya kami punsudah mencurigai, namun belum mendapatkan bukti yang kuat,” ujarnya.

Dengan smart card tesebut, Abdurachman optimis dapat menghindari tindakan-tindakan yang menyimpang. Bahkan, dengan inovasi barunya ini proses pengujian kalayakan kendaraan ini dilakukan secara komputeris.

“Dengan sistem smart card kami rasa sangat sulit untuk dimanipulasi, karena memang langsung terkoneksi dengan Kementrian Perhubungan. Bahkan, pembayarannya pun dilakukan langsung ke BJB,”pungkasnya. (upi/e)

Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button