Terlebih lagi, saat ini kondisi ombak di perairan Laut Selatan Sukabumi, tengah ekstrim dengan ketinggian gelombang mulai dari dua meter sampai empat meter.
“Sekarang keluarga korban yang di Ciamis tengah dalam perjalanan menuju Sukabumi untuk melihat jasad korban itu,” timpalnya.
Sementara itu, Kapolsek Ciracap AKP Solikhin mengatakan, setelah mengetahui penemuan mayat itu, pihaknya telah mengintruksikan sejumlah anggotanya untuk menuju lokasi kejadian bersama BPBD, Sarda, Babinsa, Satpol PP Kecamatan Ciracap, pemerintah Desa Cikangkung, Rapi beserta warga setempat.
“Setiba di lokasi, petugas selain melakukan pemeriksaan sejumlah saksi, juga langsung mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Jampang Kulon,” katanya.
Saat melakukan pemeriksaan sejumlah saksi, petugas berhasil mengungkap identitas korban dari pengusaha ikan di Pangandaran yang berada di wilayah Tegalbuleud. Mereka, mengaku bahwa pria tersebut merupakan nelayan Pangandaran.
“Kalau hasil penyelidikan sementara, memang korban itu merupakan nelayan pangandaran.
Namun, untuk mengetahui secara jelasnya, nanti diberitahukan kembali setelah pihak keluarganya datang ke sini.
Sekarang, jasad korban masih berada di Rumah Sakit Jampang Kulon untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya. (Den)






