Sementara itu, berbagai pembangunan infrastruktur yang akan masuk ke Sukabumi tentunya telah disiapkan berbagai langkah dari Pemerintah Kota Sukabumi. Agar keberadaan Kota Sukabumi ini tidak hanya menjadi lintasan atau penonton saja.
“Kita betul-betul waspada dengan percepatan infrastuktur. Jangan sampai percepatan infrastuktur menjadi musibah bagi Kota Sukabumi,” ujar Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi.
Ketika nanti pemkot tidak siap, baik itu perangkat supra dan infra struktur akan menjadi masalah bagi Kota Sukabumi. Sehingga, saat ini pihaknya sedang mempersiapkan pembangunan – pembangunan.
Untuk pemerintah Kota Sukabumi di tahun 2021 dan 2022, mentargetkan pembangunan yang sifatnya monumental harus dituntaskan. Sehingga warga dari luar kota yang datang ke Kota Sukabumi bisa menikmati pembangunan di Kota Sukabumi.
Dikatakan Fahmi pihaknya ditahun ini pemerintah juga konsen pada penataan tata kota dibeberapa titik yang menjadi lokus utama. Seperti halnya pembangunan yang sifatnya monumental yakni alun-alun, Lapang Merdeka, kawasan pedestrian dan lainnya.
“Saya melihat penataan infra struktur menjadi sesuatu yang wajib bagi pemerintah daerah. Apalagi informasinya kegiatan infrastuktur mega proyek yang masuk ke Sukabumi semakin dekat. Tentunya kita harus persiapkan,” katanya.
Sehingga, nantinya Kota Sukabumi semakin layak dikunjungi oleh wisatawan luar daerah. Karena dengan melihat tata kota yang tertata rapih, ruang terbuka publik yang nyaman, kondisi warga yang ramah dan udara yang sejuk.
“Makanya saya betul-betul memantau proses pelelangan di Provinsi Jabar terkait pembangunan infrastruktur untuk Kota Sukabumi di tahun ini,” jelasnya.
Dikatakan Fahmi, dalam konsep pilar City branding ,ada istilah eksperience Economy atau ekonomi pengalaman. Dimana kesan positif mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di suatu wilayah.
Untuk itu, pihaknya akan mengembangkan konsep tersebut sehingga wisatawan yang datang ke Kota Sukabumi bisa menceritakan kesan baik kepada orang lain, sehingga mendorong banyak wisatan yang masuk ke Kota Sukabumi.
“Orang yang datang ke Sukabumi bercerita pengalamannya ketika di Sukabumi. Ooh kulinernya enak, Kotanya nyaman, udaranya sejuk. Dengan begitu wisatwan akan terus datang mempromisikan Sukabumi dalam sisi positif,” jelasnya.
Kalau tidak menawarkan ekonomi pengalaman positif kata Fahmi Kota Sukabumi hanya akan menjadi perlintasan saja. “Kota kita akan mati, orang akan melintas saja. Makanya penataan infrastuktur yang sangat utama kita akan siapkan,” pungkasnya.(den/bal/e)






