BERITA UTAMA

Mbak Tyas Bagikan Rahasia Sukses Jadi Penyiar Terfavorit Jabar 2023, Kini Dapat Penghargaan Pemkot Sukabumi

×

Mbak Tyas Bagikan Rahasia Sukses Jadi Penyiar Terfavorit Jabar 2023, Kini Dapat Penghargaan Pemkot Sukabumi

Sebarkan artikel ini
KEREN: Pj Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji menyerahkan langsung penghargaan kepada Penyiar Terfavorit Jabar 2023, Mbak Tyas pada acara Penganugerahan Tanda Kehormatan Satya Lancana Karya Satya Presiden Republik Indonesia, Satya Lancana Sosial dan Piagam Penghargaan kepada Pegawai dan Masyarakat di Lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi 2024 yang digagas BKPSDM Kota Sukabumi di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, Kamis (15/8/2024).(ist)
KEREN: Pj Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji menyerahkan langsung penghargaan kepada Penyiar Terfavorit Jabar 2023, Mbak Tyas pada acara Penganugerahan Tanda Kehormatan Satya Lancana Karya Satya Presiden Republik Indonesia, Satya Lancana Sosial dan Piagam Penghargaan kepada Pegawai dan Masyarakat di Lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi 2024 yang digagas BKPSDM Kota Sukabumi di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, Kamis (15/8/2024).(ist)

SUKABUMI – Kepiawaian dalam menyampaikan informasi akurat, terpercaya, berimbang dan mendidik dari seorang Pejabat Fungsional Pranata Humas Ahli Muda Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Sukabumi yang juga penyiar LPPL Radio Swara Perintis, Sri Siswanti menghantarkannya meraih segudang prestasi bergengsi. Jangan heran jika perempuan yang beken disapa Mbak Tyas tersebut punya banyak penggemar fanatik.

Setelah dinobatkan sebagai Penyiar Terfavorit Anugerah Penyiaran dari Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Award Jawa Barat (Jabar) 2023 dan kini di 2024 Mbak Tyas pun diganjar penghargaan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi.

Bank bjb Tandamata

Penghargaan tersebut diserahkan langsung Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji kepada Mbak Tyas, pada acara Penganugerahan Tanda Kehormatan Satya Lancana Karya Satya Presiden Republik Indonesia, Satya Lancana Sosial dan Piagam Penghargaan kepada Pegawai dan Masyarakat di Lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi 2024 yang digagas Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Sukabumi di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, Kamis (15/8/2024).

SUPEL: Penyiar Terfavorit Jabar 2023, Mbak Tyas yang bersuara merdu ini mengawali karir sebagai penyiar pada tahun 1990 di STURADA hingga berganti nama menjadi RSPD dan LPPL Radio Swara Perintis. (sri)
SUPEL: Penyiar Terfavorit Jabar 2023, Mbak Tyas yang bersuara merdu ini mengawali karir sebagai penyiar pada tahun 1990 di STURADA hingga berganti nama menjadi RSPD dan LPPL Radio Swara Perintis. (sri/radarsukabumi)

Pj Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji mengucapkan terimakasih dan bangga memiliki ASN berprestasi salah satunya seperti Mbak Tyas yang meraih prestasi sebagai Penyiar Terfavorit Anugerah Penyiaran dari KPID Award Jabar 2023.

“Kami bangga dan terimakasih karena Mbak Tyas ini karena membawa harum nama Kota Sukabumi dan mampu mengalahkan banyak pesaingnya saat itu, semoga prestasinya dapat ditingkatkan lagi dan menularkan ilmu bagaimana menjadi penyiar yang baik dan benar, sehingga dapat melayani masyarakat dengan lebih baik,” tandas Kusmana.

Menurutnya kegiatan ini merupakan rangkaian Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI). Diharapkan dapat memotivasi PNS dan masyarakat lain untuk terus berprestasi, profesional dan berkontribusi bagi bangsa dan negara.

“Profesionalisme inilah yang harus menjadi kehebatan pegawai Pemerintah Kota Sukabumi, bagi para ASN penghargaan ini merupakan profesionalisme yang sesungguhnya, meningkatkan kepercayaan masyarakat,” jelasnya.

Di zaman yang sudah maju dan sudah revolusi teknologi, Kusmana mengajak seluruh ASN untuk tetap menjadi pegawai yang profesional.

“Untuk itu saya berpesan untuk lebih kompeten dalam memberikan pengabdian kepada warga. Tingkatkan keilmuan, belajar sepanjang hayat dan apapun itu untuk meningkatkan kompetensi diri,” ajaknya.

Sementara itu Pejabat Fungsional Pranata Humas Ahli Muda Diskominfo Kota Sukabumi, Sri Siswanti atau yang terkenal dengan nama panggung Mbak Tyas mengaku bersyukur atas raihan prestasinya.

“Prestasi ini tentunya tidak bisa diraih tanpa adanya doa dan dukungan terutama dari keluarga dan semua pihak yang tidak bisa saya sebutkan satu-persatu, tanpa kalian saya bukan apa-apa. Terimakasih banyak untuk semuanya, semoga ke depan lebih baik lagi dan terus berprestasi lagi, Aamiin,” tutur Mbak Tyas.

Menurutnya, penghargaan yang diraihnya itu dijadikan sebagai kenang-kenangan menjelang pensiun nanti.

“Benar, masa kerja saja di ASN ini berakhir di tahun 2027 nanti ya sekitar 2,5 tahun lagi. Penghargaan ini saya jadikan sebagai kenang-kenangan jelang pensiun. Karena menjadi seorang penyiar itu adalah hobi, maka insya Allah saya pun akan tetap menyalurkan hobi ini baik di radio maupun platform lain yang sekiranya saya dibutuhkan di dalamnya,” terangnya.

BANGGA: Pejabat Fungsional Pranata Humas Ahli Muda Diskominfo Kota Sukabumi yang juga penyiar LPPL Radio Swara Perintis, Sri Siswanti alias Mbak Tyas (kiri), saat menerima piala dan penghargaan sebagai Penyiar Terfavorit Jabar 2023 KPID Award Jabar 2023. (ist)
BANGGA: Pejabat Fungsional Pranata Humas Ahli Muda Diskominfo Kota Sukabumi yang juga penyiar LPPL Radio Swara Perintis, Sri Siswanti alias Mbak Tyas (kiri), saat menerima piala dan penghargaan sebagai Penyiar Terfavorit Jabar 2023 KPID Award Jabar 2023. (ist)

 

Warisi Bakat Seni Sang Ayah

Menggali tentang bakat, ternyata bakat seni yang dimiliki Mbak Tyas didapat dari sang ayah, Alm Sukardi yang merupakan ASN di Dinas Perindustrian Kota dan Kabupaten Sukabumi.

Putri pasangan Alm Sukardi dan Yuyun Maesun itu menceritakan bahwa semasa hidup sang ayah adalah gitaris salah satu band lokal yang terkenal pada zamannya.

“Dulu itu ayah saya adalah pemain band dan posisinya sebagai gitaris dan saya yang menyanyinya. Mungkin bakat seni itu turun dari ayah saya dan sekarang bakat seni itu juga turun ke anakku yang bernama Fira yang kini getol menjadi seorang MC,” tutur Mbak Tyas sambil mengenang masa lalu dimana dirinya sering diajak menjadi penyiar radio yang dirintis oleh teman sekolahnya saat di SMAN 1 Kota Sukabumi setiap pulang sekolah.

Singkat cerita, saat bertanding di tingkat provinsi, perempuan bersuara merdu dan lantang itu mampu menyingkirkan banyak sekali penyiar dari berbagai radio yang ada di seantero Jawa Barat (Jabar). Vooting pun dilakukan dan waktu yang dinanti-nantikanpun tiba. Berdasarkan hasil vooting tersebut dewan juri bersepakat untuk menobatkan Sri Siswanti (Mbak Tyas) menjadi pemenang dengan kategori Penyiar Terfavorit Radio Anugerah Penyiaran di ajang KPID Award Jabar 2023. Tahun sebelumnya yakni 2021-2022, penghargaan bergengsi itu diraih oleh juara bertahan yakni penyiar dari Radio Dahlia Bandung.

“Senang banget dong dapat prestasi ini. Ternyata tanpa diduga dari hasil vooting itu nama Sri Siswanti penyiar dari Kota Sukabumi paling banyak dipilih oleh masyarakat Jawa Barat. Alhamdulillah berasa mimpi, ternyata fansku banyak banget jumlahnya, sungguh Allah SWT itu luar biasa. Nah dari situ datanglah penghargaan dari KPID Jabar di tahun 2023 dan sekarang dari Pemerintah Kota Sukabumi. Terimakasih ya Allah dan terimakasih juga buat semua orang yang telah memilih saya, terimakasih kepada KPID Jabar dan Pemkot Sukabumi atas penghargaan yang diberikan ini adalah amanah yang harus dijaga dan Insya Allah prestasi ini akan saya pertahankan dan terus ditingkatkan,” tuturnya.

Berdasarkan catatan Radar Sukabumi, di dunia penyiaran nama Mbak Tyas ini sudah tidak diragukan lagi. Jam terbangnya sudah tidak terhitung, saking seringnya ia mengudara lewat siarannya baik bertajuk informasi seputar Kota Sukabumi, lagu hingga memandu jalannya podcast yang intensif dilakukan dengan berbagai dinas instansi di Sukabumi.

DUKUNGAN KUAT: Mbak Tyas foto bersama Kadiskominfo Kota Sukabumi, Rahmat Sukandar (kiri) dan Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, Tantan Sontani.(ist)
DUKUNGAN KUAT: Mbak Tyas foto bersama Kadiskominfo Kota Sukabumi, Rahmat Sukandar (kiri) dan Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, Tantan Sontani. (ist)

 

Fatsun Terhadap Etika Radio

Lika-liku perjuangan sebelum menjadi Penyiar Terfavorit Tingkat Jabar sudah dilaluinya. Bayangkan saja kala itu di tahun 1990 dirinya sudah menjadi penyiar di STURADA hingga berganti nama menjadi RSPD dan LPPL Radio Swara Perintis. Semuanya di Kota Sukabumi. Tyas berusaha untuk bisa menarik pendengar/pemirsanya dengan gaya siaran yang santai dan menghibur juga edukatif.

“Ya memang benar memulai karir itu di tahun 1990 berarti sekarang tidak terasa sudah 34 tahun kurang lebih, sebagai penyiar kita dituntut untuk tidak kaku dan anggap pendengar itu adalah teman dan bawakan acara secair mungkin tapi tetap menggunakan etika radio dan Undang-Undang penyiaran ya,” terangnya.

Etika radio yang dimaksud Mbak Tyas diantaranya menggunakan bahasa yang tidak melanggar sara dan pilih lagu-lagu yang tidak melanggar aturan dan mengandung unsur edukasi.

“Intinya penyiar radio itu harus kreatif, taat Undang-Undang dan penyampaiannya pun harus sehat. Nah poin-poin penting itulah yang senantiasa saya pegang dan selalu menjadi acuan saya dalam membawakan acara dan ketika siaran radio. Alhamdulillah sekitar tahun 1995 silam, saya juga menjadi juara serupa tapi di tingkat Kota Sukabumi,” ucapnya bangga.

Untuk itu, Tyas mengajak para generasi muda untuk mencintai dunia penyiaran yang telah membesarkan namanya. Adapun bagi yang telah meniti karir sebagai seorang penyiar di platform apapun untuk tetap menjadi penyiar yang baik, smart dan santun.

“Karena sejatinya karir bahkan nama kita akan besar dan dikenal itu dimulai dari diri kita sendiri, mari cintai dunia penyiaran dan mari menjadi penyiar yang baik, smart/cerdas dan santun. Jangan lupa dalam menjalankan tugas, kita juga harus supel dan fleksibel kepada orang lain dan sering-seringlah bersilaturahmi,” pungkasnya.(sri)