Sementara itu, salah seorang anak korban, Azis (36) mengatakan, korban yang diketahui ayah kandungnya itu, terakhir bertemu dengan pihak keluarganya pada tanggal 06 Juni 2024 lalu. “Itu berangkat dari rumah tanggal 6 Juni 2024 kemarin, itu memang terakhir habis dijemput juga dari Parungkuda, terus berangkat lagi gak ketemu,” jelas Azis.
Menurutnya, sewaktu ayahnya ditemukan meninggal dunia di wilayah Kecamatan Cibadak, kondisi kesehatannya cukup baik atau sehat. “Iya, kalau badan sehat, cuman mungkin sedikit pikun, tapi kalau ditanya masih normal,” ujarnya.
Ia bersama anggota keluarga lainnya mengaku, sudah berupaya dan berusaha maksimal untuk mencari ayahnya tersebut setiap hari. “Nah, kemarin itu ada keponakan yang ngabarin dapat dari sosmed. Katanya, ada penemuan mayat di wilayah Cibadak Sukabumi. Saya ucapkan terimakasih sekali, karena sudah banyak yang memberitakan sampai akhirnya bapak saya bisa ketemu kembali,” imbuhnya.
Ia bersama pihak keluarganya telah menerima kematian ayahnya tersebut sebagai musibah. Meski demikian, ia berencana akan mengangkat atau memindahkan jenazah ayahnya yang sudah dikerbumikan di RSUD Sekarwangi Cibadak, ke tempat pemakaman keluarganya di wilayah Cigombong, Bogor.
“Iya, hari ini kami sudah melakukan koordinasi dengan pemerintag dan intanso terkait lainnya untuk memindahkan jenazah ayah saya ke kampung halaman,” pungkasnya. (Den)






