BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Marwan : PSBB Gelombang Kedua Berlangsung Sampai 29 Mei

SUKABUMI — Bupati Marwan Hamami menegaskan bahwa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) gelombang kedua akan berlangsung selama 9 hari itu artinya status PSBB akan berlangsung sampai 29 Mei mendatang.

“Karena PSBB di Kabupaten Sukabumi akan diperpanjang, maka kita lakukan rapat evaluasi. Iya, saat ini merupakan hari terakhir PSBB dan akan dilanjutkan sampai 29 Mei nanti,” kata Marwan usai melakukan rapat evaluasi PSBB di Gedung Pendopo Rabu (20/05) kepada radar sukabumi

Pada kondisi terakhir penerapan PSBB parsial, maka ia akan melihat terkait kekurangan yang dilakukan oleh pemerintah selama PSBB 14 hari kemarin.

“Untuk PSBB kemarin, kita banyak sosialisasi. Sementara, untuk PSBB sekarang harus ada penagakan hukumnya. Sebab itu, kita akan mencermati juga ruang gerak masyarakat yang bisa mempengaruhi percepatan penyebaran Covid 19 ini,” paparnya.

Sebab itu, dalam massa penerapan PSBB saat ini, pihaknya meminta kepada seluruh Camat, kepala desa dan masyarakat agar dapat perpartisipasi untuk mengamankan daerahnya masing-masing dalam mencegah penyebaran virus corona. “Kita semua harus bekerjasama dalam berupaya mengantisipasi penyebaran virus ini,” bebernya.

Ketika disinggung mengenai himbauan kepada warga terkait pelaksanaan sholat Idul Fitri. Dirinya menjawab, bahwa pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi, tidak melarang warganya untuk melaksanakan sholat Idul Fitri.

“Pada saat pandemi Covid 19 ini, untuk sholat Idul Fitri masih bisa dilakukan. Namun tidak boleh dilakukan di lapang. Jadi, warga boleh melakukan solat Idul Fitri, tetapi melaksanakannya di masjid. Itu pun harus mengikuti anjuran pemerintah. Seperti menerapkan protokol kesehatan,” timpalnya.

Sementara itu, Sekertaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Iyos Somantri mengatakan, hasil rapat  evaluasi kali ini, pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi akan melanjutkan PSBB tahap dua. Namun di tahap dua ini, pelaksanaan PSBB dilakukan hanya sembilan hari. “Pelaksanaan PSBB tahap ke dua ini, mengikuti nasional,” katanya kepada radarsukabumi.

PSBB tahap ke dua ini, ujar Iyos, pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi akan mengoptimalkan di wilayah kecamatan dan desa. Salah satunya dengan mengaktifkan kembali Siskamling dan tamu Wajib Lapor 1x 24 jam termasuk membuat cek point. “Para camat harus memerankan kepala desa hingga RT untuk penyekatan. Terutama penyekatan terhadap warganya agar tidak banyak berkumpul di luar,” pungkasnya. (den/d)

Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button