Lemah Ekonomi Jadi Alasan Pelaku Bunuh Tukang Ojek Simpenan, Polisi : Uangnya Habis Pake Poya-poya

pelaku pembunuhan sukabumi
DIMINTAI KETERANGAN : Kapolres Sukabumi AKBP Dedy saat memintai keterangan pelaku pembunuhan. (foto : ist)

SUKABUMI — Penemuan mayat yang membusuk di pinggir jalan Kampung Balewer, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi Terungkap. Motifnya faktor Ekonomi, hal itu dibenarkan pihak kepolisian saat jumpa Pers yang menyebutkan pelaku VS tega membunuh murni faktor ekonomi.

Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah mengatakan, motif pelaku, melakukan perbuatannya karena tuntutan ekonomi, dan berhasil diamankan dipolsek Cisaat dengan kasus penipuan, sementara kendaraan korban telah digadaikan dengan uangnya digunakan untuk berfoya foya.

Bacaan Lainnya

“Uang Rp4 juta hasil gadekan motor korban digunakan untuk foya foya, barang bukti yang ditemukan satu helm warna hijau milik korban, kacamatan warna ungu milik pelaku yang tertinggal di TKP pada saat kita olah TKP, baju dan sepatu korban,” ucapnya.

Sebelumnya, Dedy menjelaskan, pengungkapan kasus setelah melakukan autopsi berhasil diketahui identitas korban dan juga ditemukan dari jasad korban luka tusuk pada bagian perut akibat benda tajam. Diketahui pelaku berinisial VS

“Tim reskrim polres Sukabumi dibantu reskrim polda, kerjasama dengan polsek Cisaat polres kota Sukabumi yang membantu kami mengamankan tersangka ,” ujar Dedy, Minggu, (6/8).

Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban pada 23 Juli 2022 lalu membawa penumpang berinisial VS (Pelaku red) sekitar jam 14.00 WIB yang meminta untuk diantarkan ke Girimukti, setelah sesampainya disekitar TKP (Tempat Kejadian Perkara) selanjutnya VS meminta turun untuk buang air kecil.

“Terjadi adu mulut dengan korban, VS mengambil sajam ditasnya terus melakukan penusukan, dan mendorong korban ke pinggir jalan,” jelasnya.

“Setelah itu korban mengambil kalung didalamnya ada STNK dan kendraan korban langsung dibawa VS, dan kendaraan tersebut digadaikan dengan harga 4 juta, untuk orangnya masih DPO,” sambungnya.

Masih kata Dedy, jajaran kepolisian berhasil mengungkap kasus setelah melakukan olah TKP kembali tangga 4 Agustus 2022, dengan melibatkan tim identifikasi polres, tim lapangan polres dan Polda Jabar serta tim pemeriksan polres dan polsek untuk mengurai uraian kejadian korban.

Polres Sukabumi Amankan VS Pelaku Pembunuhan Mayat
MENJELASKAN  : Pelaku VS pembunuhan pada saat menjelaskan kronologis Pembunuhan terhadap tukang ojeg Salman (35) warga Cibuntu, Kecamatan Simpenan. (Foto : ist)

“Kita sudah menghitung dari waktu kejadian siapa yang naik terakhir atau menjadi penumpang tersebut, dapatlah inisialnya pada 5 Agustus 2022 tim lapangan dan tim pemeriksa bersama reskrim polda melakukan pengejaran dan pelaku didapat didaerah Cisaat,” terangnya.

“Pasal yang kita kenakan pasal 365 pencurian dengan kekerasan ancaman hukuman 15 tahun, untuk terencana atau tidak masih kami dalami, motifnya ekonomi cuman mau ngambil motornya saja, pelaku dan korban tidak saling kenal hanya pengen motornya saja dan menjadi penumpang ojek ke daerah Girimukti,” imbuhnya.

Sebelumnya, Jasad mayat Salman ditemukan di pinggir jalan Kampung Balewer, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi sekitar pukul 10.30 WIB oleh pekerja jalan yang akan melakukan aktivitasnya. (Cr2/d)

Pos terkait