SUKABUMI – Dalam sepekan ini, warga Cibadak, Kabupaten Sukabumi digegerkan dengan penemuan bayi baru lahir yang diduga dibuang ibunya sendiri. Kali ini, YL (18) warga Desa Margaluyu Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi tega membuang bayi yang baru dilahirkannya di toilet PT Cosmo Teknologi, kemarin (27/9). Diduga, pelaku tega membuang bayinya karena tidak kuasa menanggung malu atas hasil hubungan terlarangnya.
Informasi yang dihimpun Radar sukabumi, YL melakukan persalinan sendiri di dalam toilet perusahaan yang bergerak di bidang elektronik ini. Kemudian, ia membuang bayi berjenis kelamin laki-laki di dalam penampungan air yang dibungkus plastik berwarna bening dan ditutupi oleh tumpukan piring.
YL tiba di PT Cosmo Teknologi sekitar pukul 07.00 WIB dengan niatan melamar pekerjaan. Sekitar pukul 08:30 WIB, pelaku masuk ke dalam toilet Security yang ada di gerbang. Kurang lebih dua puluh menit di dalam toilet, ia langsung keluar dengan tidak mencurigakan. Tidak lama kemudian, petugas kebersihan masuk ke dalam toilet dan dikagetkan adanya sosok bayi di dalam penampungan air dengan ari-ari yang masih menempel di tubuh bayi.
Abdulrosid (39) petugas kebersihan PT Cosmo Teknologi yang pertama menemukan bayi mengaku, ia kaget oleh suara gesekan piring yang menumpuk di tong penampungan air.
“Saya mau ambil piring di toilet. Dalam tumpukan piring pada tong ada yang bergerak hingga membuat curiga. Pas dibuka, ternyata ada bayi yang dibungkus oleh plastik bening,” akunya kepada Radar Sukabumi, Rabu (27/9).
Ia pun melaporkannya kepada Security yang langsung membawa bayi itu keluar toilet. “Bayi langsung kami bawa keluar. Satpam bergegas membawa ke ruangan P3K perusahaan sebelum dibawa ke Rumah Sakit Sekarwangi,” cerita dia.
Di tempat yang sama, Taufik Muzaki Personalia PT Cosmo Teknologi menambahkan, kecurigaan muncul bermula saat salah seorang pemohon kerja yang sebelumnya masuk ke toilet.
“Sebelumnya YL itu ke toilet lama. Kami langsung melakukan penyisiran di sekitar lokasi pabrik, hingga akhirnya YL ditemukan di ruangan antrean pelamar kerja. Kami pun tahu bahwa YL adalah pelaku pembuangan bayi karena ada bercak darah menempel di bangku yang ia duduki,” bebernya.
Bayi yang ditemukan langsung dibawa ke Rumah Sakit Sekarwangi agar mendapatkan pertolongan medis. “Bayi langsung kami bawa dengan kendaraan pabrik dan Alhamdulillah selamat. Kemudian disusul ibunya karena mulai terlihat kelelahan,” tutupnya.
Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Cibadak, Iptu Madun menjelaskan, dari pengakuan YL bayi yang dilahirkan itu merupakan hasil hubungan gelap. Karena tidak kuasa menanggung aib, dirinya berniat membuang bayi. “Awalnya kami mendapatkan laporan dari perusahaan yang langsung ditindak lanjuti. Saat ini YL dan bayi itu tengah mendapatkan penanganan medis,” jelasnya.
Pelaku sendiri terancam dijerat UU Perlindungan Anak dengan ancaman kurungan di atas lima tahun. “Kami masih melakukan penyelidikan, barang bukti berupa tong penampungan air warna biru, piring, selang dan kantung plastik pembungkus bayi sudah diamankan,” tukasnya.
Terpisah, Humas BLUD RS Sekarwangi, Ramdansyah mengatakan, dirinya meneima kiriman bayi berjenis kelamin laki-laki dengan berat badan 2,5 kilogram dan tinggi badan 47 centi meter. “Kondisi bayi dalam keadaan sehat, sementara ibu bayi yang berinisial YL masih dalam perawatan karena plasenta bayi masih tertinggal,” singkatnya.(cr15/e).





