“Karena sebelumnya beberapa hari lalu, petugas gabungan TNI, Polri dan Polhut Perhutani sudah melakukan upaya menutup areal tambang ilegal ini,” ucapnya.
Masih kata Azhar, jasad korban saat ini sudah dibawa tim gabungan ke rumah duka guna diserahkan kepada keluarganya untuk penanganan jenazahnya yakni penguburan.
“Saya sudah meminta masyarakat untuk menghentikan kegiatan penambangan emas ini, karena tidak berizin dan tentunya ilegal, ini agar tidak terjadi kecelakaan lagi,” bebernya.
“Karena kondisi areal pertambangan ini sangat rentan terjadinya kecelakaan sehingga sangat berbahaya jika para penambang terus memaksakan diri,” tandasnya. (ndi)






