Mengakhiri sambutannya, Andreas berharap sepulang dari Tanah Suci, para jemaah dapat menjadi motor penggerak pembangunan di bidang keagamaan di lingkungan masing-masing. “Iya, ini juga dalam rangka mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah,” timpalnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) pada Kemenag Kabupaten Sukabumi, H. Abdul Manan menjelaskan, bahwa calon jemaah haji kloter 18 asal Kabupaten Sukabumi ini, berjumlah sebanyak 442 orang.
Ratusan calon jemaah haji kloter 18 ini, terdiri dari jamaah perempuan 207 orang dan 205 orang diantaranya dari jamaah laki laki. “Untuk jemaah tertua berusia 87 tahun, yaitu Ibu Niroz dan yang termuda usia 20 tahun Siti Syahra Ramadhani,” pungkasnya. (den/d)






