BERITA UTAMA

Kloter Haji 18 Kabupaten Sukabumi Dilepas, Wabup Minta Jaga Fisik dan Mental

×

Kloter Haji 18 Kabupaten Sukabumi Dilepas, Wabup Minta Jaga Fisik dan Mental

Sebarkan artikel ini
DIBERANGKATKAN : Wakil Bupati Sukabumi, Andreas saat menyerahkan bendera merah putih kepada Ketua Kloter 18 Lukman Hakim di Komplek Pusbangdai Cikembang, Desa Sukamulya, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi pada Jumat (9/5) siang.(FOTO : UNTUK RADAR SUKABUMI)
DIBERANGKATKAN : Wakil Bupati Sukabumi, Andreas saat menyerahkan bendera merah putih kepada Ketua Kloter 18 Lukman Hakim di Komplek Pusbangdai Cikembang, Desa Sukamulya, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi pada Jumat (9/5) siang.(FOTO : UNTUK RADAR SUKABUMI)

SUKABUMI – Wakil Bupati Sukabumi, Andreas, secara resmi melepas keberangkatan calon jemaah haji Kloter 18 Kabupaten Sukabumi Tahun 1446 Hijriah/2025 Masehi di Komplek Pusbangdai Cikembang, Desa Sukamulya, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi pada Jumat (9/5) siang.

Dalam sambutannya, Andreas menyampaikan harapan agar seluruh calon jemaah haji memahami dan mematuhi kebijakan terbaru yang diberlakukan pemerintah Arab Saudi terkait pelaksanaan ibadah haji tahun ini, serta menghormati budaya dan aturan yang berlaku di Tanah Suci.

Bank bjb Tandamata

“Semua calon jemaah harus menyadari bahwa perjalanan ke Tanah Suci adalah untuk ibadah. Sebab itu, melaksanakan seluruh rangkaian ibadah dengan sebaik-baiknya,” kata Andreas.

Ia juga menekankan pentingnya kesiapan fisik dan mental para jamaah selama menjalankan ibadah haji. Menurutnya, manajemen waktu dan aktivitas sangat diperlukan agar stamina tidak terkuras sebelum rangkaian ibadah mencapai puncaknya.

“Perlu pula diingat bahwa dalam ibadah haji harus ditunjang dengan fisik dan mental yang kuat. Jangan sampai kondisi kesehatan dan mental menurun di saat-saat krusial ibadah,” ujarnya.

Andreas juga mengingatkan para jamaah untuk menjaga kesehatan selama berada di Tanah Suci, mengingat suhu udara yang berbeda dengan Indonesia. Selain itu, jamaah diminta untuk selalu berkoordinasi dengan petugas kesehatan yang mendampingi.

Tak hanya itu, ia mengajak para jamaah untuk menjaga kebersamaan dan memperkuat semangat persatuan.

“Bangunlah rasa kebersamaan dan kepedulian, jadilah duta yang baik dan santun. Perkokoh jiwa persatuan dan kesatuan serta kembangkan solidaritas dan sikap toleransi,” ujarnya.