Meski kerja sama tersebut dilakukan selama tiga musim kompetisi, tapi pihak Indomie juga tidak menampik kemungkinan akan ada negosiasi setiap tahun.
”Kemungkinan tiap tahun memang masih memungkinkan kesempatan untuk renegosiasi,” tegasnya.
Sementara itu, General Manager Arema FC Ruddy Widodo sangat mensyukuri masuknya sponsor ini. Dia menjelaskan bahwa hal tersebut tentu akan membantu operasional klub selama tiga musim ke depan.
Dia juga menjelaskan digandengnya sponsor besar ini, salah satu tujuannya untuk melepas dari ketergantungan ke operator liga.
”Ini agar tidak mengandalkan subsidi yang seharusnya jadi vitamin, tapi justru jadi makanan pokok,” ujar Ruddy.
Dengan begitu, harapannya dengan masuknya Indofood, gaji pemain tidak akan lagi tertunggak dan telat sebagaimana musim lalu.
Dia juga berharap, sponsor-sponsor besar yang lain juga segera bergabung untuk menyokong Arema FC musim depan. ”Semoga yang lain bisa menyusul,” imbuhnya.
Sementara itu, Manajer Divisi Bisnis dan Marketing Arema FC Yusrinal Fitriandi, meski tidak ingin mengungkapkan besaran nominal dari Indofood, tapi dia menjelaskan bahwa jumlah tersebut bisa meng-cover hampir separo biaya operasional Arema FC selama satu musim.





