Kepala Bidang Kebersihan Disperkimsih Kabupaten Sukabumi, Denis Eriska juga menyebutkan, untuk yang di Pantai Palangpang, sampah yang terlihat berserakan itu lebih karena perilaku pengunjung yang tidak membuang sampah pada tempatnya. Sementara di tempat tersebut tempat sampah sudah tersedia lebih dari 30 pasang. “Kalau mereka disiplin membuang sampah pada tempatnya, tentu tidak akan berserakan seperti itu,” imbuhnya.
Selain itu yang menjadi kendala, dump truck untuk mengangkut sampah selama Minggu hingga Senin mengalami kemacetan panjang hingga memakan waktu 8 jam. Sehingga, menghambat pengangkutan sampah.
“Jadwal pengangkutan sampah untuk Pantai Palangpang dilaksanakan seminggu dua kali Rabu dan Jum’at. Sedangkan untuk mengantisipasi Hari Raya Idul Fitri ini, kita laksanakan simultan dari hari Rabu, Kamis dan Jum’at,” jelasnya.
Pihaknya juga mengerahkan dua korwil yaitu korwil Jampang Kulon menggunakan empat kendaraan di sembilan kecamatan mulai dari Kecamatan Jampang Kulon, Surade, Ciracap, Kalibunder, Cibitung, Cimanggu, Waluran, Ciemas dan Sagaranten. Sedangkan Korwil Palabuhanratu melayani enam kecamatan yaitu, Palabuhanratu, Simpenan, Cikakak, Cisolok, Cikidang dan Bantargadung.
“Ada 10 unit dump truck yang kita kerahkan. Yang biasanya hanya satu kali mengangkut, sekarang tiga kali mengangkut. Karena selama libur lebaran, volume sampah di wilayah Palabuhanratu meningkat antara 20 sampai 50 persen. Yaitu sekitar 48 ton per hari,” katanya.
Pantauan Radar Sukabumi hingga petang, lokasi Pantai Palangpang sudah terlihat bersih. Namun sejumlah destinasi wisata lainnya masih dihiasi sampah. Seperti Pantai Citepus hingga Karanghawu.(ryl)



