Korban sempat melawan dengan cara menarik kemaluan pelaku, namun pelaku justru mencekik leher korban dan memutarnya hingga patah. “Pelaku mencekik leher korban dan memutarnya hingga korban pingsan,” ujar Hari Brata.
Korban mengalami luka parah. Ia menderita luka memar di bagian pelipis kiri, patah tulang leher dan patah tulang punggung. Korban sempat dibawa ke puskesmas. Namun lukanya cukup parah sehingga dirujuk ke rumah sakit Bima. Meski sempat mendapatkan penanganan medis, nyawa korban tetap tidak bisa tertolong. (one/pojoksatu)






