“Memang Surat dari DPP Gerindra nama ketua fraksi sudah Ada. Hanya saja tidak cukup ketua saja, apalagi jika anggota fraksi lebih dari 3 orang jadi harus ada Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris Dan Anggota,” terang Jona.
Kendati demikian, sesuai hasil rapat dengan utusan partai sebelum rapat Paripurna penetapan calon Pimpinan definitif, anggota dewan dari Gerindra akan secepatnya membentuk komposisi dan menyerahkan kepada DPRD Kota Sukabumi. “Kita akan tunggu, kalau Surat besok masuk jadi lusa kita bisa lakukan paripurna pembentukan fraksi,” tambahnya.
Jona mengaku, selama satu bulan bertugas menjadi pimpinan sementara, pihaknya sudah hampir merampungkan berbagai tugas. Dari empat tugas Pimpinan Sementara yakni memimpin rapat, menyusun Tatib Dan Kode Etik , menetapkan calon Pimpinan definitif dan yang terakhir ini memfasilitasi pembentukan fraksi.
“Sekarang sudah selesai, nanti kita kirimkan SK dari Gubernur untuk pelantikan, sambil menunggu komposisi fraksi,” akunya.
Jona menambahkan, jika sudah terbentuk pimpinan definitif, tugas DPRD Kota Sukabumi bisa berlanjut untuk membentuk Alat Kelengkapan DPRD Kota Sukabumi, setelah itu akan membahas beberapa rancangan tata tertib dan kode etik DPRD dan juga membahas APBD 2020. “Tugas kita nanti akan maraton, mengingat jadwal yang memang sangat padat,” jelasnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi PKS , Danny Ramdhani mengatakan sesuai dengan Tatib dan Peraturan Pemerintah bahwa pembentukan fraksi itu paling lambat 1 bulan setelah pelantikan. Sehingga Pimpinan Sementara bisa memfasilitasi secara cepat untuk pembentukan fraksi secara keseluruhan. ” Kalaupun partai Gerindra belum menyerahkan komposisi fraksi. Seharusnya bisa dideadline kapan, soalnya agenda kinerja DPRD harus segera berjalan,” pungkasnya. (Bal)(Bal)






