Jelang PSBB Jakarta, Wisatawan Bejibun di Kabupaten Sukabumi

  • Whatsapp
Sejumlah wisatawan lokal dan domestik saat menikmati liburannya di kawasan wisata alam pantai Selatan Sukabumi.

SUKABUMI – Sesuai prediksi, lokasi wisata di Kabupaten Sukabumi dibanjiri pengunjung pada akhir pekan, Minggu (13/9). Salah satu tempat yang ramai dikunjungi para wisatawan lokal maupun domestik adalah pantai Selatan Sukabumi.

Peningkatan jumlah pengunjung ini, salah satunya akibat dampak dari rencana pemerintah DKI Jakarta yang akan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total. Rencananya, hari ini pemerintah pusat akan memutuskan apakah PSBB itu akan diberlakukan atau tidak.

Bacaan Lainnya

Kepala Divisi Operasional, SDM dan Diklat, Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Sukabumi, Asep Edom Saepuloh mengatakan, saat ini memang suasana di sejumlah tempat wisata pantai Selatan Sukabumi mulai dari pantai Palabuhanratu sampai pantai Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap ramai di kunjungi para wisatawan dari berbagai daerah.

“Suasana tempat wisata ramai di kunjungi mulai dari Palabuhanratu, Cibangbang samapi Ujunggenteng. Sementara untuk di kawasan Geropark Ciletuh, paling banyak di kunjungi para wisatawan di lokasi pantai Palangpang,” beber Asep kepada Radar Sukabumi, Minggu (13/9).

Meningkatnya jumlah kunjungan para wisatawan ini, karena ramainya soal rencana pemerintah DKI Jakarta yang akan menerapkan kembali PSBB pada Senin 14 September 2020.

“Para pengunjung mulai membludak dan datang ke lokasi wisata itu, mulai dari Jumat 11 September sampai Sabtu 12 September sore,” ujarnya.

Bila dibandingkan dengan hari biasanya, jumlah pengunjung meningkat tajam pada weekand saat ini. Menurutnya, jika di hari biasanya para pengunjung datang ke lokasi pantai Selatan Sukabumi dengan jumlah yang cukup relatif sedikit.

“Bila dikalkulasikan, peningkatan jumlah pengunjung saat ini bisa sampai 75 persen. Iya, pada masa new normal itu, mayoritas mereka datang ke sini untuk berjemur di pantai sambil menikmati keindahan panorma alam Pantai Selatan Sukabumi. Karena pada umumnya, mereka meyakini di tempat yang panas itu, virus corona tidak akan berkembang atau menular. Iya, alasannya katanya seperti itu,” imbuh Asep.

Hal tersebut juga dapat dibuktikan dengan penuhnya tempat penginapan yang ada di kawasan wisata pantai Selatan Sukabumi. Saat dilakukan pengecekan di setiap penginapan, semuanya full pada Sabtu. “Khususnya di pengipan Palabuhanratu sampai Cibangban.

Paling banyak para pengunjung dari luar daerah dan mereka mulai pulang berwisata di malam Minggu. Namun paling banyak mereka pulang di Minggu siang ke arah Sukabumi dan ke arah Kota Bogor,” pungkasnya. (den/t)

Pos terkait

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *