Insinyur Sukabumi Punya Organisasi, PII Sukabumi Dilantik

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Universitas Nusa Putra (UNP) menjadi tuan rumah pelaksanaan kegiatan pelantikan Ketua dan Pengurus Persatuan Insinyur Indonesia (PII)  Periode 2021/2024 Cabang Kota dan Kabupaten Sukabumi. Pelantikan tersebut dilaksanakan di Auditorium UNP Jalan Raya Cibatu Cisaat No.21, Cibolang Kaler, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (13/11/2021).

Dalam acara tersebut terpilih ketua baru PII periode 2021/2024 yaitu Paikun. Ia merupakan Dosen Teknik Sipil di UNP sebagai Ketua Terpilih PII Kabupaten Sukabumi, dan Hartono salah satu dosen di Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) terpilih sebagai Ketua PII Kota Sukabumi. Keduanya dilantik secara langsung oleh Ketua PII Wilayah Jawa Barat, Hisar Pasaribu.

Bacaan Lainnya

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Sukabumi, Iyos Somantri dan Wali Kota Sukabumi yang hadir secara online.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sukabumi Iyos Somantri berharap PII terpilih khususnya untuk wilayah Kabupaten Sukabumi dapat melanjutkan capaian pendahulunya, lebih kreatif dan inovatif sehingga mampu menghasilkan karya nyata anak bangsa yang  membawa perubahan besar dalam mendorong percepatan pembangunan di berbagai sektor.

“Sebagai organisasi profesi tertua kedua di Indonesia, saya percaya bahwa jajaran pengurus PII yang baru dilantik dapat melanjutkan proses kaderisasi insinyur secara lebih berkualitas melalui Continuous Development Program.
Di mana programnya selain peningkatan pengetahuan keinsinyuran juga memperkuat etika profesi,” ungkap Iyos kepada Radar Sukabumi di sela-sela acara.

Menurutnya, keberadaan PII Kota dan Kabupaten Sukabumi ini agar bisa lebih fokus pada bidang garapan  dan lebih kuat dalam mendongkrak pembangunan di masing-masing daerahnya. Namun demikian jalinan kerjasama diantara keduanya harus tetap terjalin dengan baik, saling mengisi dan saling menguatkan, tak hanya di bidang rancang bangun, tapi juga dibidang kesehatan,ekonomi, dan pendidikan pasca pandemi Covid-19.

“Harapannya, khususnya untuk kepengurusan PII Kabupaten Sukabumi  ini harus tetap solid, sesuai dengan misi dan visinya, tetap menjadi organisasi profesi yang bergengsi fokus pada upaya menciptakan produk produk sains
dan teknologi yang berguna bagi kemajuan pembangunan di Kabupaten Sukabumi,” ucapnya.

Sementara itu, Rektor UNP Kurniawan mengaku sangat senang dengan berdirinya PII di Sukabumi ini. Hal ini menjadi yang ditunggu-tunggu pemerintahan di Sukabumi, tak terkecuali oleh UNP. Untuk itu ia pun mengucapkan selamat atas terpilihnya ketua baru PII cabang Sukabumi.

Ia juga sangat senang lantaran di organisasi profesi PII ini banyak dosen dari UNP yang ikut bergabung dengan PII Kabupaten Sukabumi. Bahkan, Ketua PII Kabupaten Sukabumi terpilih saat ini diketuai oleh Paikun yang juga dosen Teknik Sipil di Universitas Nusa Putra.

“Saya sangat senang sekali kepada para dosen yang ikut berkecimpung dalam organisasi profesi ini karena PII sendiri adalah organisasi profesional yang tentunyanya ini ada combine  antara akademik dengan tenaga prsesional sehingga  nantinya bisa memberikan wawasan ilmu pengetahuan kepada mahasiswa secara lengkap baik itu secara akademik maupun proseional,” tuturnya.

Hadirnya PII di Sukabumi tentunya berdampak baik pada UNP. Ke depan ia pun sangat terbuka apabila UNP akan dijadikan tempat di sekretariat oleh PII Sukabumi. Ia pun kedepan berharap UNP bisa berkolaborasi dengan pemerintahan daerah baik Kota maupun Kabupaten Sukabumi.

“Universitas Nusa Putra siap mewadahi PII dalam berbagai  kegiatan serta perencanaan PII baik kota maupun kabupaten kedepannya. Karenanya profesi Insinyur bisa berjuang untuk kemajuan dan senantiasa bekerja sama dengan pemerintahan setempat dengan berbagai sektor,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Terpilih PII Kabupaten Sukabumi, Paikun mengatakan ada beberapa program yang bakal segera dilaksanakan setelah ia terpilih menjadi ketua baru. Pertama akan melakukan rekuitmen untuk calon-calon anggota baru yang ada di Kabupaten Sukabumi.

“Program pertama itu adalah melakukan pendataan rekuitmen anggota baru untuk menyiapkan data yang nantinya tentu akan kita soundingkan keperintahan Kabupaten Sukabumi bahwa ini loh engineer-engineer profesional yang ada di Kabupaten Sukabumi, yang mungkin nantinya bisa membantu dalam pembangunan daerah,” imbuhnya.

Sementara itu di program kedua yaitu, sesuai yang disampaikan oleh ketua PII wilayah Jawa Barat, bahwa insnyur itu harus memiliki kode etik keinsnyurannya. Salah satunya harus sudah tersertifikasi. Sementara di Kabupaten Sukabumi, insnyur yang sudah tersertifikasi baru ada lima orang.

Untuk itu, rencana kedepan ia akan mengusahakan  mengadakan Program Beasiswa Insinyur Nusantara.

“Syarat srtifikasi ini adalah harus menjadi anggota PII, setelah menjadi anggota baru kita sertifikasi. Sertifikasi ini kan sama dengan kita mengklaim keinsinyuran kita kemudian  diuji betul atau tidak keinsinyuran yang sudah dilakukan dan pemahaman dan pengalaman  keinsinyurannya, jika diuji  seseorang ini lolos maka dia akan tersertifikasi. Tingkatannya ada tiga dari mulai insinyur profesional pratama, madya dan utama,” pungkasnya. (wdy)


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *