Alur perekrutan WNI hingga dipekerjakan di Myanmar. Awalnya, para WNI ini melihat iklan di media sosial dan ditawari pekerjaan sebagai costumer service di Thailand.
Mereka dijanjikan gaji 1.000 dollar sampai 1.500 dollar dengan bonus, akomodasi, dan tiket pesawat. Mereka juga tak perlu melakukan wawancara kerja tatap muka melainkan secara virtual. Setelah dinyatakan lolos, mereka kemudian berangkat ke Thailand untuk bertemu dengan agen lokal.
Setelah dijemput agen lokal, mereka ini melanjutkan perjalanan darat dengan melintasi perbatasan sungai Myanmar secara ilegal. Sampai akhirnya bekerja di perusahaan yang sekarang
Setelah tiba di Myanmar mereka bekerja sebagai online scammer dengan target hasil penipuan, bahkan sebelum masa kontrak selesai, mereka harus membayar uang denda dan pengganti biaya rekrutmen. (hnd)






