Kondisi jalan poros Terminal Tegalbuleud yang menghubungkan Desa Buni Asih dengan Desa Sumber Jaya ini, semakin rusak parah setelah diguyur hujan deras.
“Kalau kondisi kerusakan jalan ini, lebih parahnya hingga dipenuhi lumpur ada sepanjang 800 meter, mulai dari jalan Kampung Cilame menuju Terminal Tegalbuleud. Hal itu menyebabkan warga kesulitan untuk melintas di jalan tersebut, apalagi saat musim hujan,” lanjutnya.
Pihaknya mengaku suda berulang kali mengajukan permohonan bantuan untuk pembangunan jalan tersebut kepada pemerintah desa. Namun, entah kenapa, hingga saat ini bantuan tersebut belum kunjung datang.
“Sudah lebih sepuluh tahun jalan di sini rusak dan belum pernah diperbaiki. Kasihan warga di sini harus menikmati jalan rusak, padahal ini akses utama kami beraktivitas,” paparnya.
Seorang warga Kampung Cilame, RT 1/6, Desa Buniasih, Kecamatan Tegalbuleud, Enjang (43) mengatakan, akibat rusaknya akses jalan tersebut, selain menimbulkan kecelakaan, juga telah berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi warga.
Apalagi, Desa Buni Asih ini merupakan sentral produksi gula aren. “Warga di sini kesulitan memasarkan gula aren ke kota. Selain itu, hasil cocok tanam para petani juga banyak terbengkalai, lantaran akses jalannya seperti ini,” katanya.





