BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Helikopter JN 77 GM Belum Layak Terbang

×

Helikopter JN 77 GM Belum Layak Terbang

Sebarkan artikel ini

Sementara itu, Humas Lapan, Jasyanto menambahkan, kedatangannya ini untuk memastikan inovasi apa yang Jujun terapkan pada helikopter rakitannya. “Kami datang ke sini atas permintaan Kepala Lapan untuk memastikan inovasinya. Apakah inovasi ini bisa dijadikan bahan untuk pembuatan helikopter ke depan atau tidak,” sahutnya.

Selain melihat komponen yang terpasang pada helikopter tersebut, Lapan juga melakukan pengamatan soal sisi keamanannya. “Tentunya kita ingin melihat keamanan dari pada peralatan yang dibuat,” imbuhnya.

Bank bjb Tandamata

Diketahui, rangka helikopter ciptaan Jujun ini menggunakan mesin penggerak Jenset Type 2 silinder berkekuatan 700 CC 24 PK 3600 RPM.

Dalam proses pembuatannya, Ia termotivasi dari tayangan stasiun tv yang menceritakan kisah seseorang mampu merakit alat transportasi udara yang serupa. “Kebetulan saya juga orang teknik. Kalau orang lain bisa membuat helikopter, kenapa saya tidak bisa,” katanya.

Tak berpikir panjang, Jujun kemudian mencari bahan sederhana yang diperlukan. Pria yang keseharian sebagai operator mesin bubut, milling dan las ini, tak terlalu kesulitan. Pembuatan helikopter juga ditopang pengetahuannya dalam menguasai kinerja hidrolik.

“Dengan bahan sederhana, juga peralatan seadanya, mudah-mudahan karya yang saya buat bisa lebih baik dari milik orang lain,” harapnya.

Dijelaskannya, helikopter buatannya itu memiliki bagian bodi depan dengan ukuran lebar 1,4 meter, tinggi 2,5 meter dan panjang hingga bagian ekor delapan meter. Dua baling-baling utama dibuat berukuran 8 meter x 20 centimeter, dan baling-baling belakang 2 meter x 20 centimeter. Semua baling-baling dibuat dari bahan fiber.