Hari Jadi Kabupaten Sukabumi Jadi Polemik, Harus Diluruskan…..

Untuk merubah hari jadi Kabupaten Sukabumi, tidak bisa secara merta dilakukan. Melainkan memerlukan bantuan dari para pakar dan kajian keilmuan.

Untuk itu pemerintah daerah meminta bantuan guru besar ilmu sejarah dari Universitas Padjadjaran Prof Dr Nina Herlina, didampingi pakar hukum dari Unpad Dr. Hernadi Affandi dan pakar sosiologi Unpad Ade Kartawinata, untuk membuat naskah akademis sesuai Peraturan Kemendagri Tahun 2011, dimana terlebih dahulu membuat kajian.

Bacaan Lainnya

”Hasil dari kajian ini akan diajukan ke DPRD Kabupaten Sukabumi untuk menjadi pertimbangan,” yang nantinya akan disusun peraturan daerah (perda) mengenai perubahan hari jadi, ujar Marwan.

Marwan mengatakan, pelurusan sejarah hari jadi ini penting. ” Kalau mau lebih baik maka luruskan kembali sejarah,” . Harapannya kata dia anak cucu bisa memahami sejarah Sukabumi dengan lebih baik.

Sementara itu Aam Ammar Halim, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpusatakaan, Kabupaten Sukabumi mengatakan, seminar uji publik ini merupakan upaya pengungkapan kembali memori sejarah dalam peningkatan pemahaman mengenai nilai budaya dan sejarah. ” Selain itu jadi rumusan dari kearifan lokal yang dimiliki daerah,” Rabu (21/02).

Kegiatan tersebut digelar oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sukabumi. Dalam kesempatan tersebut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H Iyos Somantri, wakil ketua Pengadilan Negeri Cibadak, guru besar ilmu sejarah dari Universitas Padjadjaran Prof Nina Herlina, pakar hukum dari Unpad Hernadi Affandi dan pakar sosiologi Unpad Ade Kartawinata, mantan Bupati Sukabumi periode 1995-2000 Maman Sulaeman, Budayawan dan tokoh masyarakat Kabupaten Sukabumi. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *