Hajatan Pernikahan di Jampangtengah Dibubarkan Polisi

Polisi Bubarkan Hajatan
Kapolsek Jampangtengah AKP Usep Nurdin saat memberikan arahan dalam pembubaran acara pernikahan.

JAMPANTENGAH – Lagi, polisi harus turun tangan membubarkan secara paksa acara pernikahan yang diiringi oleh hiburan organ tunggal di Kabupaten Sukabumi. Kali ini, aparat Polsek Jampangtengah melakukan penindakan di Kampung Bojongtipar, Desa Bojongtipar, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi pada Rabu (23/6) lalu sekira pukul 14.00 WIB.

Kapolsek Jampangtengah AKP Usep Nurdin kepada Radar Sukabumi mengatakan, resepsi pernikahan yang dibubarkan secara paksa oleh anak buahnya lantaran tidak mengantongi izin dan menimbulkan keramaian. “Kegiatan pernikahan dengan hiburan organ tunggal ini, terpaksa kami bubarkan karena mereka menyelenggarakan kegiatan tanpa izin yang dapat mengundang massa,” kata Usep kepada Radar Sukabumi pada Kamis (24/06).

Bacaan Lainnya

Untuk itu, dalam acara pernikahan dengan hiburan organ tunggal ini terpaksa telah dihentikan oleh petugas Polsek Jampangtengah. Sebelum disetop, Kapolsek Jampangtengah terlebih dahulu telah memberikan arahan mengenai aturan perihal lararangan berkerumun dan melanggar protokol kesehatan.

“Kemudian yang menggelar kegiatan acara hajatan juga diberikan pengertian dan peringatan oleh kami agar menghentikan kegiatan dan tidak ada lagi kegiatan hiburan dalam rangka hajatan,” paparnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, pihaknya terpaksa membubarkan secara paksa kegiatan pernikahan dengan hiburan organ tunggal tersebut, sebagai salah satu bentuk upaya dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona. Terlebih lagi, saat ini tingkat penyebaran virus corona di Kabupaten Sukabumi tengah menunjukan peningkatan hingga status zona Kabupaten Sukabumi meningkat dari zona kuning menjadi zona orange.

“Alhamdulillah, selama proses pembubaran kegiatan pernikahan dengan hiburan organ tunggal ini, dapat kami laksanakan dengan kondusif dan pihak yang bersangkutan pun juga dapat memahaminya. Sehingga proses pembubaran dapat berlangsung aman tanpa kendala apapun,” pungkasnya. (Den/d)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.