Belasan motor yang berboncengan dua dan tiga orang ini, membawa beberapa senjata tajam seperti celurit, gir motor yang dimodifikasi, botol minuman dan lainnya. Alat itulah yang digunakan untuk menyerang RO dan kedua temannya.
“Kami tidak bisa melawan, karena memang banyakan juga. Kepala saya dihajar gir sehingga harus dijahit, sedangkan teman lainnya juga mengalamai luka. Jika tidak ditolong oleh pemilik warung tidak tahu seperti apa,” cerita RO.
Sesaat setelah melakukan penyerangan gerombolan bermotor yang datang dari arah Jalur Lingkar Selatan ini langsung melarikan diri ke arah Kota Sukabumi. Selain itu, dirinya dengan dua korban lainnya langsung dilarikan ke RSUD Syamsudin SH untuk mendapatkan pertolongan medis.
“Kami langsung di bawa ke rumah sakit oleh warga dan keluarga yang tahu setelah peristiwa itu terjadi. Tidak lama juga kepolisian datang kelokasi,” tambahnya.
Kurang dari 24 jam, tim gabungan Polres Sukabumi Kota dan Polsek Warudoyong berhasil mengamankan tujuh anggota gerombolan bermotor yang diudga melakukan penyerangan kepada tiga pemuda asal Kampung Kampung Cigadog RT 2/11, Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong. Kini, ketujuh anggota kelompok bermotor itu tengah menjalani pemeriksaan pihak kepolisian. (upi/t)





