“Ini kan bentuk bagaimana bersiap siaga, mulai hari ini dengan intensitas curah hujan yang cukup tinggi beberapa hari terakhir, maka seluruhnya harus waspada,” jelasnya.
Sejauh ini, sambung Fahmi, terdapat beberapa potensi bencana yang ada diantaranya, banjir, longsor gempa dan kebakaran. “Ini masih menduduki peringkat pertama potensi bencana di wilayah Kota Sukabumi,” ujarnya.
Ia menerangkan, apel gelar pasukan tersebut merupakan salah satu upaya edukasi dan sosialisasi terhadap masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaannya dalam menghadapi potensi bencana.
“Kami ingin mengedukasi kepada warga bahwa penanggulangan bencana ini bukan hanya tugas pemerintah atau BPBD saja, makanya dilakukan edukasi, sosialisasi ini gencar dilakukan baik kepada masyarakat maupun lingkungan sekolah,” pungkasnya. (bam/d)






