BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Frustasi, Petani Sawi di Sukaraja Sukabumi Kembali Babat Tanamannya, Harganya Cuma Rp200

×

Frustasi, Petani Sawi di Sukaraja Sukabumi Kembali Babat Tanamannya, Harganya Cuma Rp200

Sebarkan artikel ini
Petani Sawi Sukaraja
KECEWA : Salah seorang petani saat membabad tanaman sawi caisim di wilayah Kecamatan Sukaraja karena harga jualnya anjlok hingga mencapai Rp200 per kilogramnya.

Ini terjadi karena banyaknnya pasokan tanaman sawi caisim yang melimpah karena hampir di semua wilayah melakukan panen raya sawi caisim.

Bank bjb Tandamata

“Memang pada bulan-bulan ini, hampir semua daerah memasuki puncak panen raya tanaman sawi caisim. Sehingga pasokan melimpah hingga berdampak pada harga jual pun menurun,” katanya.

Untuk mengantisipasi harga jual anjlok di pasaran, maka Direktorat Perlindungan Hortikultura menyarankan kepada para petani selain mencari pasar yang lebih menguntungkan lagi. Seperti ke hotel, restoran dan catering, juga para petani bisa mengolah sendiri hasil tanaman sawi tersebut dengan berbagai macam makanan.

“Ini bisa dikerjasamakan dengan dinas terkait atau Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi untuk tata cara pengolahan bahan baku tanaman sawi caisim ini, agar tidak dijual segar, tetapi dijual dalam bentuk atau produk lain untuk meningkatkan ekonomis tanaman sawi itu sendiri,” pungkasnya. (den/d)