“Katanya, di bawah sawah ini ada goa atau saluran air yang saling berhubungan, dan katanya ada pintu masuk dan keluar yang dulu dibuat pada masa jaman Belanda.
Dan ada juga yang menyebutkan itu terbentu secara alami karena air dibawahnya. Tapi sekarang memang sudah tidak terlihat air keluar dari coblong (Lubang Kecil red) ini,” kata Cece kepada Radar Sukabumi, Jumat (7/9).
Lebih lanjut dirinya mengatakan, sebetulnya dirinya pernah mengetahui bahwa tak jauh dari lokasi amblasnya tanah sawah dibagian pinggir area pesawahan ada goa, tetapi, posisi gua sangat dalam dan sudah tertutup longsoran.
Namun, dirinya juga menjelaskan bahwa disekitar wilayah tersebut terdapat banyak lubang kecil bermunculan, hanya saja diameternya masih kecil.
“Sebetulnya untuk total kedalam lubang tersebut belum bisa diketahui, mengingat belum ada warga yang berani masuk untuk memastikannya, karena hingga saat masih ada lubang kecil yang kemungkinan diameternya bertambah. “jelasnya.





