Enam Warga Desa Sirnaresmi Sukabumi Tertimpa Pohon Tumbang, Begini Kondisinya 

pohon tumbang di ruas Jalan Raya Panggeleseran
EVAKUASI : Petugas gabungan saat mengevakuasi pohon tumbang di ruas Jalan Raya Panggeleseran - Cibatu, Kecamatan Cikembar pada Kamis (10/02).

SUKABUMI — Sebuah pohon jenis plamboyan yang berada di pinggir ruas Jalan Raya Panggeleseran-Cibatu, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi tumbang menimpa bangunan rumah warga dan warung nasi, bengkel beserta tempat rongsokan di Kampung Mekarjaya, RT 002/002 Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh pada Kamis (10/02) siang.

Tidak ada korban jiwa dalam insident ini, hanya saja enam warga setempat telah mengalami luka-luka akibat tertimbun material bangunan rusak yang tertimpa pohon tersebut. Bahkan, dua warga diantaranya telah dievakuasi oleh petugas gabungan ke Klinik GMC 24 Cibodas, Desa Kertarajarja Kecamatan Cikembar.  Lantaran, mengalami luka cukup serius. Bukan hanya itu, pohon tumbang tersebut juga telah menyebabkan kemacetan arus lalu lintas hingga mengular lebih dari 1 kilometer.

Bacaan Lainnya

Saksi mata, Aminah (58) mengatakan, saat kejadian ia tengah membersihkan ruangan kamar tidurnya sekitar pukul 13.00 WIB.

“Saat itu, saya bener-bener kaget karena mendengar suara ledakan diatap bangunan rumah saya. Pas saya lihat ternyata atap rumah itu sudah rusak tertimpa pohon tumbang,” kata Aminah kepada Radar Sukabumi sambil menunjuk atap ruangan yang rusak terimpa pohon tersebut.

Lebih lanjut ia menjelaskan, enam warga yang mengalami luka akibat benturan saat pohon tumbang itu. Yakni, Asih (41) mengalami luka kepala empat jahitan dan cucunya yang bernama Putri Fitriyani (4) luka dibagian tangan serta Andi (45) luka tangan dan kepala dan Didin (52) luka serta Dede (31) dan Kosim (27) yang merupakan pekerja rongsokan mengalami luka pada bagian bahu kanannya.

“Dari enam warga ini, yang paling parah itu adalah Ibu Asih dan cucunya. Bahkan, mereka saat tertimpa pohon itu langsung pingsan. Tapi, Alhamdulillah sekarang kondisinya sudah membaik setelah dibawa ke Klinik GMC 24 Cibodas,” paparnya.

Saat kejadian pohon tumbang, ujar Aminah, cuaca diwilayah tersebut tengah mendung dan tidak ada hujan maupun angin kencang. Diduga pohon tumbang tersebut terjadi karena kondisi pohon sudah lapuk. Terlebih lagi, pada bagian akarnya sudah banyak yang keropos akibat termakan usia.

“Selain pohonnya sudah tua, itu pembuangan air sudah bertahun-tahun CV Intan dan pabrik teh, buang limbahnya kejalan. Terlebih lagi, di ruas jalan itu drainasenya rusak. Sehingga air dari dua perusahaan itu terus menggenangi pohon. Apalagi, kalau sedang hujan, maka bisa dipastikan badan jalan ini tertutup air,” tandasnya.

Sementara itu, Kasi Trantibum Kecamatan Cikembar, Andi kepada Radar Sukabumi mengatakan, lokasi pohon tumbang tersebut, berada di wilayah Desa Kertaraharja, Kecamatan Cikembar. Namun, warga yang menjadi korban tertima material bangunan dan ranting pohon itu, berada di wilayah Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *