“Ya benar, kalu tidak salah 2 orang dari Sukabumi datanya masih kami rahasiahkan, “terang Jejen.
Menurutnya kasus ini sudah pengaduan langsung ke SBMI Pusat secara kolektif dan sudah ditindaklanjuti ke Komnas HAM dan beberapa kementrian KBRI dan terus memonitor. Perkembangannya ada di SBMI Pusat. “Sudah kami monitor perkembangannya. Semoga segera dapat ditangani, “terangnya.
Sebelumnya salah seorang saudara korban Rossa (37) menceritakan jika para korban ini sebelumnya diberangkatkan untuk bekerja di Thailand. Namun faktanya para korban ini dibawa ke Myanmar dan bekerja dengan tidak lanyak.
“Saat perjalanan dan setiba di Bangkok 20 WNI ini dibawa ke perbatasan Thailand Myanmar dengan dikawal dua orang bersenjata, “jelasnya.
Dilokasi terpencil yang sampai saat ini lokasinya belum terditeksi, mereka dipakasa bekerja mulai pukul 20:00 waktu setempat hingga pukul 13:00. Tugas mereka adalah mencari kontak-kontak sasaran untuk ditipu melelui Website atau aplikasi Crypto seseui target perusahaan. Apabila target tidak tercapai, mereka akan dihukum secara fisik.(*/hnd)






