Drainase Buruk, Jalan Palabuhan II Jadi Langganan Banjir, Begini Curhatan Masyarakat

  • Whatsapp
BANJIR: Kondisi air meluap dari drainase Jalan Palabuhan II, Kelurahan/ Kecamatan Lembursitu, Rabu (2/6). (Foto : BAMBANG/RADARSUKABUMI)

SUKABUMI — sejumlah warga Kelurahan/Kecamatan Lembursitu, mengeluhkan kondisi drainase di Jalan Palabuhan II yang tidak berfungsi dengan baik. Dampaknya, setiap turun hujan air meluap ke badan jalan hingga tak jarang membanjiri toko yang berada di lokasi setempat.

Salah seorang warga sekaligus pemilik salah satu toko di lokasi setempat, Mustopa (63) mengatakan, banjir tersebut bukan kali pertamanya terjadi. Namun, dipastikan setiap turun hujan air meluap karena drainase tidak berfungsi dengan baik.

Bacaan Lainnya

“Banjir begini sudah biasa karena sudah tahunan tidak ada perbaikan drainase sehingga saat turun hujan air meluap ke jalan,” kata Mustopa kepada Radar Sukabumi, Rabu (2/6).

Menurutnya, jika curah hujan tinggi air yang meluap terkadang membanjiri toko yang posisinya berada lebih rendah dari badan jalan. Tak hanya itu, akibat banjir tersebut juga kerap terjadi kecelakaan lalu lintas karena pengendara tidak melihat lobang yang berada di badan jalan.

“Beruntung sekarang jalannya tidak ada yang berlubang sehingga pengendara cukup aman. Kalau waktu jalan rusak, banyak pengendara yang terperosok hingga jatuh,” ujarnya.

Lanjut Mustopa, menyikapi sering terjadinya banjir di lokasi tersebut seharusnya pemerintah segera mengambil langkah untuk memperbaiki drainase yang sempit demi kemanan dan kenyamanan baik warga maupun pengendara. “Ya, harusnya pemerintah cepat respon, masa sudah bertahun-tahun tidak ada perbaikan,” cetusnya.

Hal senada dilontarkan warga lainnya, Aas (40) meminta pemerintah segera memperbaiki drainase yang tidak berfungsi dengan baik lantaran sangat merugikan masyarakat.

“Kami harap, Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi segera memperbaikinya, apalagi Lembursitu ini merupakan kampung Pak Wali Kota. Mudah-mudahan segera di perbaiki,” pungkasnya. (bam/d)

Pos terkait