“Maka salah satu solusinya memberikan peluang kepada mereka agar bisa melakukan kegiatan kewirausahaan. Apalagi Kabupaten Sukabumi ini sangat luas dan kabupaten yang kaya. Tinggal bagaimana peran pemerintah daerah dan stakeholdernya bisa memberikan genjotan serta daya ungkit masyarakat dalam berpartisipasi di dunia ekonomi,” jelasnya.
Di sisi lain, Kabupaten Sukabumi merupakan daerah kedua setelah Kota Bogor yang berdekatan dengan Ibukota dan aksesibilitas juga sangat baik. Tinggal bagaimana bisa menggali potensi Kabupaten Sukabumi, sehingga masyarakat bisa melakukan kegiatan usaha.
“Kami juga sudah ketuk palu soal Perda koperasi dan UMKM. Perda ini salah satu untuk menggenjot perekonomian masyarakat,” tandasnya.
Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Bupati Sukabumi Zaenul S menambahkan, kenaikan angka kemiskinan di Kabupaten Sukabumi tersebut akibat dampak Covid-19. Sehingga berpengaruh terhadap perekonomian masyarakat.






