DLH Masih ‘Tutup Mulut’

Ilustrasi Tutup Mulut

Hasil uji laboratorium, sambung Yudistira, akan memastikan penyebab tercemarnya Sungai Cimahi. Alasan limbah PT DGS yang diambil, karena perusahaan ini merupakan salah satu perusahaan yang membuang limbahnya ke sungai.

Meskipun demikian, Yudistira menyebutkan perusahaan yang membuang limbah ke Sungai Cimahi ini tidak hanya PT DGS, melainkan masih ada perusahaan yang melakukan hal sama. Namun dari sekian jumlah perusahaan yang membuang limbah ke sungai, PT DGS merupakan perusahaan yang menggunakan bahan pencuci pakaian.

Bacaan Lainnya

“Yang lain pun sama, akan kami periksa kandungan limbahnya. Sekali lagi kami sampaikan, ini untuk memastikan pelaku pencemar sungai ini,” jelasnya.

Pelaku pembuangan limbah yang menyebabkan tercemarnya lingkungan, bisa dikenakan sanksi sesuai dengan Undang-undang yang berlaku. Bisa berupa sanksi administrasi, bahkan paling berat sanksinya bisa pidana.

“Konsekuensi hukum itu tentunya adalah sanksi. Soal lingkungan, itu ada Undang-undang yang mengaturnya. Bila kita lihat dalam aturannya, sanksi pencemaran lingkungan itu dimulai administrasi, denda sampai pada pidana. Namun dalam konteks ini, kami akan menunggu hasil pengujian nanti,” pungkasnya. (Bam/d)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan