PALABUHANRATU – Fenomena serakan sampah kembali mencemari kawasan Pantai Talanca Loji, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi. Kondisi ini memantik perhatian serius Pemerintah Kabupaten Sukabumi karena menyangkut citra pariwisata dan kesehatan lingkungan.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, menegaskan persoalan ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. “Masalah sampah bukan hanya urusan pemerintah, tetapi juga harga diri daerah. Kita harus menyelesaikannya secara mandiri sebelum menjadi sorotan pihak luar,” ujarnya.
Serakan sampah di pantai tersebut kembali ramai diperbincangkan masyarakat di media sosial, mengingat kasus serupa pernah viral beberapa tahun lalu. Saat itu, komunitas relawan turun langsung melakukan aksi bersih-bersih.
Ali mengungkapkan, pihaknya telah menginstruksikan jajaran untuk melakukan pengecekan lapangan. Dari hasil pemantauan, masih ditemukan sampah yang didominasi potongan kain. “Pembersihan terus dilakukan, namun sampah kain ini masih menjadi kendala,” katanya.
Fenomena ini bukan hal baru. Pada 2024 lalu, tim sempat melakukan penyusuran sepanjang aliran Sungai Cimandiri untuk mencari sumber sampah, namun asal usulnya tidak ditemukan.






