PALABUHANRATU – Penemuan mayat di kampung Cilengka RT (01/05), Desa Pasirbaru Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi berhasil diungkap jajaran kepolisian Polres Sukabumi dalam waktu singkat.
Berkat penyelidikan yang dilakukan jajaran kepolisian Polres Sukabumi, penemuan jasad mayat yang sempat membuat geger warga sekitar pada Minggu, (29/9) sekitar pukul 07.00 Wib itu diketahui identitasnya bernama Diki Jaya berusia 21 tahun merupakan warga desa Citepus.
Ibu angkat almarhum Diki Jaya, Ani (37) saat diwawancara Radar Sukabumi mengatakan tidak memiliki hubungan darah dengan korban, hanya saja sudah dianggap anak sendiri, karena kedekatan tersebut bahkan sering membantu suaminya yang kesehariannya melaut.
“Hubungan darah gak ada, saya sama semuanya juga dekat sudah dianggap anak sendiri,” ujar Ani.
“Dia (korban- red) kan mau ikut ke laut sama suami, kata suami jangan dulu bantu si teteh aja di rumah, bantu bantu jualan, itu paginya, habis jualan cumi malam nya kan saya sama anak lagi ngelayanin pembeli,” imbuhnya.
Kemudian, kata Ani lagi, tidak lama kemudian tiba tiba datang teman temanya berjumlah dua orang datang untuk menjemput korban, dimana salah satu temannya diketahui Ani bernama Noval, namun satu temannya tidak dikenalinya.
“Tidak tahu urusan apa apanya, cuma dua kali datang kesini, dua kali nyariin, malem nya sempat ngobrol dulu di depan, ke esokannya barulah dibawa kedepan, itu hari Sabtu malam Minggu, seminggu ke belakang sampai sekarang kurang lebih 11-12 hari,” terangnya.
“Gak pamitan apa apa, cuman sama anak saya bilangnya korban dicariin, ada temennya, pergi saja ke depan, besok nya saya nyari, gak ada, ada tiga hari saya nyari nyari, dari ujung warung ke ujung warung gak ada, gak ketemu korban,” sambungnya.
Karena penasaran, Ani kemudian menyuruh anak anak kampung sekitar untuk membantu mencari keberadaan korban atau anak angkatnya tersebut, terlebih Ani mengaku kepikiran terus, karena belum makan.
“Saya pikir ya gak ada apa apa, saya inget sama perutnya dia (takut belum makan) tapi gak ketemu ketemu. Nah dua hari lalu ada kabar bahwa Diki meninggal. bener gak ini fotonya, belum ada polisi baru ada kabar dari Facebook,” jelasnya.
“Pas saya kenali, cuma bajunya yang warna merah sama celananya sama jaketnya pas diselidiki itu Diki (korban). Saya benar benar merasa kehilangan biasa di sini, tiba tiba gak ada, dikiranya baik baik saja sama temennya, gak ada pikiran buruk,” ucapnya.






