BERITA UTAMA

Cegah Banjir Susulan, Warga Cibadak dan Petugas Gabungan Bersihkan Sungai Pangasahan 

×

Cegah Banjir Susulan, Warga Cibadak dan Petugas Gabungan Bersihkan Sungai Pangasahan 

Sebarkan artikel ini
GOTONG ROYONG : Warga dan petugas gabungan saat kerja bakti membersihkan sungai Pangasahan di Kampung Babakan Banten, Desa Sukasirna, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Selasa (15/04).(FOTO : UNTUK RADAR SUKABUMI)
GOTONG ROYONG : Warga dan petugas gabungan saat kerja bakti membersihkan sungai Pangasahan di Kampung Babakan Banten, Desa Sukasirna, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Selasa (15/04).(FOTO : UNTUK RADAR SUKABUMI)

Banjir tak hanya merendam sejumlah rumah warga, tetapi juga menyebabkan kerusakan pada puluhan hektare lahan pertanian yang baru ditanami padi, dengan total kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Bank bjb Tandamata

“Kerja bakti ini bentuk kolaborasi lintas sektor. Kita bersama-sama memperlebar sungai agar air tidak kembali meluap,” jelasnya.

Ia juga menyebut, bahwa lahan yang digunakan untuk pelebaran sungai merupakan tanah milik salah satu yayasan yang ada di wilayah tersebut. Mengenai hal tersebut, koordinasi akan segera dilakukan dengan pihak kepala desa dan yayasan terkait perizinannya.

“Kami akan koordinasikan dulu dengan Pak Kades, tapi mudah-mudahan dari pihak yayasan juga tidak kesulitan untuk mendukung rencana ini demi kepentingan bersama,” ujarnya.

Dina menambahkan, bahwa Sungai Pangasahan memang kerap meluap saat musim hujan, namun baru kali ini luapan air mencapai pemukiman warga, kolam ikan, ternak, dan sawah dalam skala besar.

“Sungai ini memang langganan meluap, tapi dampak seperti sekarang ini baru pertama kali terjadi. Ini jadi peringatan bagi kita semua agar menjaga lingkungan,” tegasnya.

Sebagai langkah pencegahan ke depan, Dina mengimbau kepada seluruh warga agar tidak membuang sampah sembarangan ke sungai dan menjaga bantaran sungai agar tidak semakin menyempit.

“Kalau aliran sungai kita jaga bersama, Insya Allah bencana seperti ini bisa kita cegah,” pungkasnya. (den/d)