Bupati Curiga Ada Main Mata, Terkait Pungli di PT GSI

Bupati Sukabumi, Marwan Hamami saat di wawancarai soal aksi pungli pencaker di PT GSI Cikembar.

“Pungli itu sangat tidak dibenarkan. Jadi, siapapun yang merasa dirugikan atau dipungut biaya saat melamar kerja, silahkan laporkan kepada pihak kepolisian. Karena ini jelas sudah masuk pada pelanggaran,” timpalnya.

Terpisah, Kapolsek Cikembar AKP I Djubaedi melalui Kanit Reskrim Polsek Cikembar, IPTU Deni Miharja mengatakan, pelaku pungli pencaker PT GSI Cikembar yang diketahui berinisial OK (40) asal warga Desa Bojongraharja, Kecamatan Cikembar itu, sudah dititipkan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Warungkiara Sukabumi beberapa waktu lalu.

Bacaan Lainnya

“Saat ini, perkaranya sedang dalam proses pemeriksaan lebih dalam lagi. Nanti berkasnya akan kita limpahkan kepada kejaksaan untuk diproses secara hukum,” katanya.

Ia menjelaskan, pelaku OK saat ini statusnya telah menjadi tersangka. Ia terbukti melakukan pungli kepada warga yang hendak melamar bekerja di PT GSI Cikembar. Tidak tanggung-tanggung, pelaku telah meminta uang kepada korbannya sebesar Rp10 juta.

“Kami sudah mengumpulkan beberapa bukti. Seperti kwitansi transaksi yang ditantangani pelaku diatas materai dan foto pelaku bersama korban saat menandarangi kwitansi tersebut,” ujarnya.

Saat ini, kasusnya pelaku pungli pencaker tersebut, kata dia, masih dalam proses penyelidikan. Ia menduga, kasus aksi pungli pencaker di perusahaan yang memproduksi sepatu tersebut, lebih dari satu orang.

“Sekarang kami sedang mengembangkan penyelidikannya. Karena kami menduga, pelaku pungli ini lebih dari dua orang,” pungkasnya. (den/t)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *