Bocah Cikembar Sukabumi Dicabuli di Lokasi Wisata Curug Pareang, Modusnya Bikin Geleng-Geleng Kepala

pemerkosaan
Ilustrasi pemerkosaan

SUKABUMI — Seorang bocah perempuan berusia 14 tahun asal warga Kecamatan Cikembar, menjadi korban pencabulan seorang pria berinisial DO (20) asal warga Kampung Puncak Sawo, Desa Padabeunghar, Kecamatan Jampangtengah.

Kapolsek Jampangtengah, AKP Usep Nurdin kepada Radar Sukabumi mengatakan, pelakuĀ  melancarkan aksi bejadnya kepada korban pada Minggu (09/01) sekira pukul 11.00 WIB di area tempat Wisata Curug Pareang, tepatnya di Kampung Lembursitu, RT 007/002, Desa Sindangresmi, Kecamatan Jampangtengah.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan pemeriksaan, peristiwa tindak pidana pencabulan ini, bermula saat akun Facebook korban diminta pertemanan oleh akun Facebook pelaku pada 14 Desember 2021. Setelah itu, mereka berdua berkenalan serta berkomunikasi melalui media sosial Facebook dan sampai bertukar Nomor WhatsApp (WA).

Pelaku mengaku kepada korban bahwa ia masih sekolah dan tengah duduk di kelas III SMP. Sementara, pelaku telah mengaku kepada korban bahwa dirinya sudah memiliki mobil sendiri serta bertempat tinggal di daerah Bojonglopang Kecamatan Jampangtengah. Kemudian pada 18 Desember 2021, pelaku bersama korban menjalin hubungan atau pacaran. Namun hanya melalui media sosial.

“Nah, sehubungan mereka berdua belum pernah bertemu, selanjutnya pada Sabtu 08 Januari 2022 sekira pukul 20.00 WIB,”jelasnya

“Pada Minggu 09 Januari 2022 sekira pukul 09.00 WIB, pelaku bertemu dengan korban di depan gerbang perumahan yang berada di wilayah Kecamatan Cikembar. Kemudian korban bertanya kepada pelaku, apa ini sopir pacarnya. Dan waktu itu pelaku menjawab iya. Jadi, waktu itu untuk melancarkan aksinya pelaku ini berbohong kepada korban dan mengaku sebagai sopir pacarnya,” tandasnya.

Setelah itu, mereka berdua berangkat dengan menggunakan satu unit sepeda motor merk Honda Revo Warna Hitam Biru bernomor polisi F 6014 QW ke tempat Wisata Curug Pareang yang berada di wilayah Desa Sindangresmi, Kecamatan Jampangtengah.

Tidak lama, kemudian mereka berdua sampai di tempat parkiran sepeda motor yang berada di tempat wisata tersebut. Setelah itu korban dibawa jalan kaki oleh pelaku ke lokasi Curug Pareang. Namun sesampainya di lokasi ternyata banyak anak-anak, sehingga pelaku mengajak korban ke arah atas Curug Pareang. Namun di tengah perjalanan keduanya berhenti sejenak di sebuah bangku pengunjung.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *